30.4 C
Denpasar
25/01/2022, 1:43 PM
NasionalJakartaPicu Kontroversi, DPR Sepakat Dorong Revisi Permendikbudristek

Picu Kontroversi, DPR Sepakat Dorong Revisi Permendikbudristek

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi menuai kontroversi karena dianggap melegalkan praktik perzinahan di kampus.

Aturan Kemendikbudristek tersebut dinilai mengakomodasi pembiaran praktik perzinaan di kampus lantaran perbuatan asusila tidak dikategorikan sebagai kekerasan seksual jika dilakukan suka sama suka atau pelaku mendapat persetujuan dari korban.

Kontroversi aturan itu juga menarik perhatian DPR selaku mitra kerja pemerintah, khususnya Kemendikbudristek. Kalangan dewan meminta sebaiknya aturan tersebut dikaji dan direvisi untuk disempurnakan.

“Menurut saya di dalam klaster definisi kekerasan perlu ada yang diperbaiki, yang lain sudah bagus mulai klaster menyangkut soal pencegahan, penanganan, peran kampus harus seperti apa dan seterusnya. Itu sudah diatur bagus sekali dalam Permen 30 ini,” ucap Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda dalam diskusi Forum Legislasi dengan tema ‘Permendikbudristek 30/2021 Picu Kontroversi, RUU TPKS Jadi Solusi?’ di Media Center Parlemen, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta semua pihak meletakkan spirit Permendikbud untuk pencegahan kekerasan seksual di kampus.

Karena fakta di lapangan tingkat kekerasan seksual yang menimpa mahasiswa-mahasiswi trendnya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Selain itu, tingkat kekerasan seksualitasnya juga sangat variatif dan semakin mengkhawatirkan.

Di sisi lain, pihak kampus juga seringkali tidak bisa menindkalanjuti laporan adanya kasus kekerasan seksual karena tidak adanya payung hukum yang memadai. Begitu juga dengan korban yang kebanyakan mahasiswi enggan melapor kasus yang dialami karena merasa ‘tidak aman’ ketika melaporkan kasusnya. Sehingga ujungnya kasus ‘dikompromikan’.

“Dan akhirnya korban tetap menjadi korban ketika tidak ada payung hukum. Semangatnya semestinya kesana, jadi harus diletakkan sebagai semangat ini adalah bagian objektif itu,” ucap Syaidul Huda.

Senada Ketua Panja Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUUU TPKS) Willy Aditya mendukung revisi Permendikbudristek tersebut asal dengan semangat mememperbaiki dan menyempurnakan bukan ada motif politik atau kepentingan lain.

“Saya sepakat dengan Kang Huda harus ada revisi terbatas,” tegas Willy.

Ia meminta jangan karena ada kesalahan redaksional atau adanya multitafsir dari beberapa pasal kemudian semua pihak menghakimi dan menyalahkan.

Karena itu, ia meminta semangat mengoreksi Permendikbudristek harus fokus pada perlindungan korban. Sebab menurutnya, keberadaan sebuah Peraturan Menteri penting untuk menutup ruang kosong dari sebuah Undang-undang yang bisa jadi tidak mampu memayungi upaya memuliakan perempuan dan melindungi anak dan kaum disabilitas.

Sementara itu, Pengamat Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai Permendukbudristek tidak bisa menyentuh tindak pidana terkait hal-hal yang bersifat normatif. Seperti korban kekerasan seksual, baru bisa ditindak kalau korban melapor ke aparat penegak hukum.

“Selanjutnya akan ada penyelidikan, penyidikan hingga penuntutan,” kata Fickar.

Kalau ada hukuman internal, menurutnya paling-paling disanksi secara akademis, diskors atau kalau pegawai bisa dipecat.

“Kalau Permen tak bisa melampaui UU, kecuali dari kasus itu korban melapor ke aparat penegak hukum,” sebut Fickar.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Pohon Tumbang Timpa Truk Box

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Atlet Muaytai Klungkung Raih Lima Medali di Kejurnas Makassar
02:12
Video thumbnail
Warga Resah, Babi Milik Warga Abang Mati Misterius
02:01
Video thumbnail
Pasien Isoman di Denpasar Mulai Dipindahkan ke Isoter
02:17
Video thumbnail
Rest Area Goa Jepang Akan Menjadi Tempat Rekreasi
01:44
Video thumbnail
Hindari Tahanan Kembali Kabur, Polres Revitalisasi Sel
02:23
Video thumbnail
Hadapi Varian Omicron, Masyarakat Jangan Panik, Tetap Disiplin Prokes
02:50
Video thumbnail
Pengamen dan Gepeng di Denpasar Dipulangkan ke Daerah Asal
02:15
Video thumbnail
Harga Minyak Goreng di Klungkung Dipastikan Stabil
02:02
Video thumbnail
Pelayanan Vaksinasi Booster di Puskesmas Mulai Dilakukan
02:07
Video thumbnail
Seminggu, Minyak Goreng di Buleleng Harus Menyesuaikan di Harga Rp 14 Ribu
01:53
Video thumbnail
Vaksin Booster Sudah Bisa Dilakukan di Puskesmas, Ini Syaratnya
01:36
Video thumbnail
Polisi Bubarkan Kerumuman yang Bisa Meresahkan Masyarakat
01:36
Video thumbnail
BLT DD di Buleleng Kembali Bergulir
02:32
Video thumbnail
Ciptakan Ekosistem Ekonomi Digital, Bandara Ngurah Rai Dukung QRIS
03:10
Video thumbnail
Monumen “Sita Kepandung” Akan Dibangun di Simpang Enam Denpasar
03:20
Video thumbnail
Tiga Tahanan Kasus Pencurian Kabur
01:20
Video thumbnail
Desa Adat Buleleng Sepakat Tak Buat Ogoh Ogoh
02:42
Video thumbnail
Berkunjung ke Gianyar, Kak Seto Ajak Anak Dengarkan Dongeng
02:52
Video thumbnail
Korsleting Kerap Jadi Pemicu Kebakaran, Damkar Karangasem Himbau Warga Perhatikan Instalasi Listrik
01:52
Video thumbnail
Bali Kembali Dipilih Jadi Tuan Rumah Event Bertaraf Internasional
03:01
Video thumbnail
Harga Bawang Merah Turun Petani Kintamani Menjerit
02:08
Video thumbnail
Capaian Vaksin Sudah Penuhi Target, Buleleng Siap Terima Booster Dosis III
01:55
Video thumbnail
Pawai Ogoh Ogoh di Jembrana Menunggu Perkembangan Kasus Covid-19
03:42
Video thumbnail
Vaksinasi Anak Usia 6 11 Tahun Masuk Dosis ke II
02:23
Video thumbnail
Vaksin Booster Dimulai, Masyarakat Diminta Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi di PeduliLindungi
02:09
Video thumbnail
Bali Siap Terima Booster Dosis Ketiga
02:44
Video thumbnail
Penjual Hewan Penular Rabies di Pasar Satria Ditertibkan
02:21
Video thumbnail
Cegah Terjadinya Banjir, Pembersihan Saluran Air di Denpasar Terus Digencarkan
02:06
Video thumbnail
Badai dan Puting Beliung di Selat Bali, Penyeberangan Kembali Lumpuh
01:52
Video thumbnail
PTMT 100 Persen di Buleleng Sudah Mulai Dilakukan, Prokes Harus Tetap Diawasi
02:14
Video thumbnail
Tekan Penularan Kasus, Tracing Jemput Bola Terus Digencarkan di Denpasar
02:01
Video thumbnail
Diterjang Derasnya Air Sungai, Akses Jalan Menuju Villa dan Pantai di Tegal Besar, Klungkung Putus
01:42
Video thumbnail
Selama Dua Minggu Kasus Covid-19 Naik, Satgas Minta Warga Lebih Waspada
01:38
Video thumbnail
Tambah Daya Tarik Wisatawan, Pantai Jungutbatu, Nusa Penida Akan Ditata
02:14
Video thumbnail
Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Vaksin Booster Ilegal
02:14
Video thumbnail
Puluhan Ekor Penyu Hasil Tangkapan Pangkalan TNI AL Dilepas di Pantai Kuta
01:30
Video thumbnail
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup
01:48
Video thumbnail
Penanganan Omicron Diminta Fokus ke Faskes, Bukan Lagi pada Angka Penularan
02:25
Video thumbnail
Seniman Recycle Apresiasi Lampu Hijau Pembuatan Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi Caka 1944
01:45
Video thumbnail
Pembuatan Ogoh-ogoh Diizinkan, MDA Buleleng Tekankan Beberapa Poin
02:29
Video thumbnail
Dengan Penerapan Prokes Ketat, Pawai Ogoh-ogoh Akan Digelar di Denpasar
03:33
Video thumbnail
Antisipasi Varian Baru, Kodim 1609/Buleleng Rapid Acak di Sekolah
02:42
Video thumbnail
Bus Sekolah di Buleleng Mulai Uji Coba Layani Trayek Dalam Kota
02:37
Video thumbnail
Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Wajib Punya Aplikasi PeduliLindungi
01:41
Video thumbnail
Disdikpora Karangasem Persiapkan PTM 100 Persen
01:19
Video thumbnail
Tersiar Kabar Wisdom Terpapar Omicron Setelah ke Bali, Satgas Perketat Pintu Masuk
03:03
Video thumbnail
Capaian Vaksinasi Anak di Bangli, Data Nasional 88,95 Persen, Data Riil 98,82 Persen
03:10
Video thumbnail
Lanal Denpasar Gagalkan Penyelundupan 32 Ekor Penyu Hijau
02:39
Video thumbnail
Libur Tahun Baru, 3.400 Wisatawan Kunjungi Obyek Wisata Penglipuran
05:03
Video thumbnail
Tahun 2021, Karangasem Catat 49 Kasus Gigitan Anjing Rabies
01:20
Member of