Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Bali Buleleng Pilkel Desa Bebetin Diwarnai Dugaan Money Politik

Pilkel Desa Bebetin Diwarnai Dugaan Money Politik

SAWAN, balipuspanews.com — Pemilihan Perbekel (Pilkel) di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Buleleng diwarnai dugaan money politik. Salah seorang warga bernama Made Mudita asal desa setempat, dikabarkan diberi uang sebesar Rp 300 ribu oleh Ketut Mandi untuk memilih salah satu calon perbekel.

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sawan Iptu Gusti Alit Murdiasa mengatakan, Made Mudita mengaku menerima uang dari Ketut Mandi sekira pukul 02.00 dinihari. Naas, dugaan money politik ini diketahui oleh warga, dimana warga melihat Made Mudita melintas pada waktu dinihari di seputaran Dusun Tabang, Desa Bebetin.

BERITA TERKAIT:

Panitia Pilkel Kabupaten Tunggu Laporan Resmi Dugaan Money Politic di Bebetin

Tak pelak, warga diselimuti rasa penasaran dan curiga kemudian menanyakan terkait alasan Made Mudita yang masih bersliweran di waktu dinihari. Alhasil, Mudita tak dapat mengelak hingga akhirnya Made Mudita mengaku diberi uang sebesar Rp 300 ribu oleh Ketut Mandi agar memilih calon perbekel nomor urut 02 atas nama I Made Ardana.

Nah, atas pengakuan Mudita itu lah, warga akhirnya melaporkan dugaan money politik ini ke panitia Pilkel Desa Bebetin.

Kapolsek Murdiasa mengaku sejauh ini kasus masih ditangani oleh aparat desa setempat, dan belum di laporkan ke Mapolsek Sawan.

“Ini masih dugaan. Saat ini barang bukti uang Rp 300 ribu itu sudah diamankan oleh panitia Pilkel. Tadi Paslon nomor 2 sudah dimintai keterangan di kantor perbekel, dan tidak mengaku. Katanya dia tidak kenal dengan pemberi uang. Nanti kalau ada yang melapor karena merasa dirugikan, baru lah kami melakukan penyelidikan. Sejauh ini masih ditangani panitia Pilkel,” terangnya.

Terpisah, Ketua Panitia Pilkel Desa Bebetin Gede Ardana mengatakan, berdasarkan pengakuan Ketut Mandi, uang itu tidak hanya ia berikan kepada Made Mudita. Namun ada enam orang warga di Desa Bebetin yang juga ia berikan uang dengan jumlah berbeda-beda. Mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu.

Kasus ini sebut Ardana akan dilaporkan terlebih dahulu ke pengawas di kabupaten dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Buleleng.

Meski diwarnai dugaan money politik, proses Pilkel di Desa Bebetin berjalan lancar. Dimana berdasarkan laporan, Pilkel di Desa Bebetin dimenangkan oleh calon nomor urut 01, I Gede Susanta notebene merupakan pendatang baru dengan perolehan sebanyak 1.969 suara.

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Copyright | About Us
Member of