PKB Galang Dukungan, Seluruh Fraksi di DPR Sepakat Bentuk Pansus Tragedi Kanjuruhan

Konferensi pers di Ruang Fraksi PKB, Lantai 18 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2022). (Foto: balipuspanews.com)
Konferensi pers di Ruang Fraksi PKB, Lantai 18 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2022). (Foto: balipuspanews.com)

JAKARTA, balipuspanews.com – Seluruh fraksi di Komisi X DPR RI sepakat membentuk Panitia Khusus (Pansus) tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Delapan dari sembilan fraksi yang ada, bahkan sudah menandatangani persetujuan pembentukan pansus.

“Kita sudah menggalang dukungan, dari fraksi-fraksi sudah delapan fraksi yang tandatangan memberikan dukungannya. Segera kita ajukan, kalau hari ini terpenuhi syaratnya, (langsung) kita ajukan ke pansus,” ucap Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Heru Widodo dalam konferensi pers di Ruang Fraksi PKB, Lantai 18 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Menurutnya, dari hasil diskusi di internal PKB, tragedi Kanjuruhan yang memakan korban hingga ratusan korban harus dievaluasi secara menyeluruh. Pertama, terkait dengan regulasi penyelenggaraan atau pertandingan sepakbola BRI Liga-1 antara Arema Malang versus Persebaya.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-529 Kota Tabanan, Bupati Sanjaya Buka Pagelaran Seni Budaya Nusantara

Selain regulasi penyelenggaraan, statuta FIFA dan pengamanan di lapangan selama pertandingan sepakbola berlangsung juga perlu dievaluasi. Beberapa poin itu sangat penting agar penyelenggaraan sepakbola nasional ke depan semakin baik.

“Besok kita akan minta dukungan yang lebih banyak lagi, teman-teman di Komisi III dan Komisi X,” terang Heru Widodo yang juga Anggota Komisi III DPR RI.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Muhammad Khadafi mengungkapkan hasil rapat di Komisi X yang menjadi leading sector dibidang olahraga, sepakat agar Tragedi Kanjuruhan diusut tuntas agar terang-benderan dan hasilnya disampaikan ke publik.

“Dengan adanya kolaborasi Komisi X dan Komisi III, karena menyangkut mitra Komisi III (mitra) Kepolisian, maka akan semakin mudah dan terang benderang. Siapa yang akan bertanggungjawab berkenaan dengan Tragedi di Kanjuruhan,” ucap Khadafi.

Baca Juga :  Diduga Hina Presiden Jokowi di Medsos, Seorang Pria Gelandangan Dibekuk

Khadafi mengungkapkan Komisi X yang membidangi Olahraga mengharapkan agar keluarga korban mendapatkan haknya. Salah satunya menyangkut asuransi. Komisi X menekankan Tragedi Kanjuruhan tidak boleh terulang kembali di masa mendatang.

“Kita ingin investigasi ini bisa terang benderang dan masyarakat itu bisa benar-benar jelas terkait tragedi ini,” kata Khadafi.

Menurutnya, hanya satu fraksi saja yang belum menandatangani persetujuan pembentukan Pansus Tragedi Panjuruhan di Komisi X, yaitu Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP). Karena pada saat proses persetujuan diambil, anggota fraksi partai berlambang kabah itu masih melakukan kunjungan kerja di luar negeri.

“Hampir semua fraksi yang tandatangan tadi Komisi X. PPP ada kunjungan keluar negeri, tapi melalui telepon sudah menyatakan bersedia,” tegas Khadafi.

Baca Juga :  Cegah Pasokan Narkoba Akhir Tahun, BNN Gelar Operasi di Seluruh Indonesia

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan