Senin, Juni 24, 2024
BerandaDenpasarPLN Jamin Keandalan Listrik Tanpa Kedip saat WWF Berlangsung di Bal

PLN Jamin Keandalan Listrik Tanpa Kedip saat WWF Berlangsung di Bal

DENPASAR, balipuspanews.com – PLN UID Bali menjamin keandalan listrik saat berlangsung forum tertinggi yang membahas air atau word water forum (FFW) ke 10 tahun 2024 yang berlokasi di Pulau Dewata. Listrik tanpa kedip menjadi dambaan saat berlangsung forum dunia agar berjalan lancar.

Demikian disampaikan Direktur Distribusi PT PLN Adi Priyanto usai Apel Siaga Kesiapan Kelistrikan WWF 10 yang berlangsung di halaman kantor PLN UID Bali, Jumat (17/5/2024) sore.

Adi Priyanto menyampaikan, pembangkitan listrik sangat penting. Maka dari itu, sebelumnya sudah dilaksanakan pemeliharaan pembangkitan, semua pembangkitan yang ada di Bali sudah dicek terkait transfer dari Jawa, kondisi jalurnya seperti apa guna mengecek keamanannya stansmisi dari Jawa ke Bali.

Ditambahkan, terkait pengamanan transmisi juga dilakukan pemeliharaan dengan segera diperbaiki hal-hal yang ada anomali, segera diselesaikan dan hal yang sangat penting terhadap transmisi yaitu larangan dan pemantauan khusus untuk layang-layang.

“Biasanya bahaya layang-layang tidak bisa kita duga. Tiba-tiba orang menaikkan layang-layang kemudian nyangkut di transmisi PLN. Kami waspada semua, kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menaikkan layang-layang saat berlangsung WWF,” ungkapnya berharap.

BACA :  Sasar Penyandang Disabilitas, Dokkes Polresta Gelar Bakti Kesehatan di Yayasan Sehati Sebali

Dari sisi distribusi, lanjut Priyanto, PLN sudah melakukan pemeliharaan di gardu untuk diperkuat keandalannya, membangun jalur alternatif demi keandalan untuk mensuplai venue khusus sampai ke tempat kunjungan delegasi. Pengaman berlapis 3 sampai 4 lapis. Hal ini untuk menjamin pelayanan tanpa kedip.

Selain itu, untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU), Bali akan kedatangan 600 lebih kendaraan listrik yang datang ke Bali. Kesiapan SPKLU sudah disiapkan sebanyak 62 unit.

“Sudah dicek kesiapannya, personil yang terampil bakal melayani pelanggan. Kami juga bekerja sama dengan Paspampres untuk mengatur mekanisme layanan,” imbuhnya.

Beban puncak, masih kata Priyanto, diperkirakan akan mencapai 1040 MW.eski demikian, masih ada cadangan sebesar 380 MW semua masih dalam kendali kita.

“Masih cukup cadangan mengcover kesiapan sistem. Bahkan beban puncak bulan ini lebih rendah dari bulan sebelumnya yaitu 1050 MW,” terangnya didampingi Manager PLN UID Bali I Wayan Udayana.

Tak kalah penting, untuk pelayanan pelanggan masyarakat Bali tidak akan terganggu kelistrikannya saat WWF berlangsung. Terkait pasokan listrik juga tidak berkurang serta gangguan yang terjadi sewaktu-waktu juga akan dilayani oleh personil yang bertugas.

BACA :  Go Internasional, Unwar Kerja Sama dengan UNC Philippines

“Kami tegaskan pelayanan listrik untuk masyarakat Bali tidak akan terganggu,” pungkas Priyanto.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular