Rabu, Oktober 28, 2020
Beranda Bali Denpasar Polda Bali Sita Tanah dan Uang Miliaran Milik Sudikerta

Polda Bali Sita Tanah dan Uang Miliaran Milik Sudikerta

DENPASAR, balipuspanews.com-Selain menangkap dan menahan Ketut Sudikerta, penyidik Ditreskrimsus Polda Bali sudah melakukan penyitaan sejumlah asset kejahatan mantan Ketua Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Bali tersebut. Diantaranya, berupa tanah dan uang yang nilai kisarannya mencapai miliaran rupiah.

Hal itu disampaikan Direktur Ditreskrimsus Polda Bali Kombespol Yuliar Kus Presiden Direktur Nitodito, Matsuhura Kioshi. Nitodito bertemu Bupati SuwirtaNugroho saat diwawancarai wartawan, Jumat (5/4) kemarin. Dia membenarkan bahwa pihaknya sudah menyita sejumlah asset kejahatan para tersangka.

“Sudah, sudah ada beberapa asset yang sudah kita sita, dari mulai tanah, uang,” tegasnya.

Namun, Kombes Yuliar tidak bisa menafsir berapa jumlah keseluruhan nilai asset yang disita. Meski demikian, dia mengatakan untuk tanah sementara di atas Rp 5 miliar. “Untuk tanah, sementara nilainya di atas 5 miliar masih ada. Ada juga tanah lain dan ada yang masih berlanjut,” bebernya.

Semua nilai asset ini menurut Kombes Yuliar, masih didata dan diselidiki, termasuk data data pembelian yang saat ini sedang di treasing. ”Nanti kalau semua sudah, itu hasil kejahatan baik bangunan, tanah, uang, yang terkait uang dari Maspion itu dibelikan untuk apa dan peruntukkanya untuk apa, pasti kita ambil untuk kita sita,” tegasnya.

Ditanya, apakah dana ratusan miliar itu juga digunakan untuk pembiayaan dana Pilgub dan sebagainya? Kombes Yuliar mengatakan pihaknya masih menyidiki hal tersebut. Meski demikian, dia mengatakan, jika nanti benar ada seperti itu pasti akan ketahuan juga. “Sementara ini kita percepatan treasing terkait asset asset tersebut,” tegasnya.

Didesak ulang berapa total nilai asset yang sudah disita? Perwira melati tiga dipundak itu belum bersedia menjawabnya. Dia hanya mengatakan, kalau untuk tanah estimasinya akan berkembang terus.

Penghitungan ini akan dilakukan sembari penyidikan dan pemeriksaan terus berjalan, baru nanti bisa dilakukan estimasi secara keseluruhan. “Kan kalau soal tanah kita tidak bisa saklek sebut totalnya Rp.10 miliar, itu fluktuatif, dia kan berkembangan terus tanah. Yang jelas sudah ada yang kita sita,” ungkapnya.

Ditegaskannya lagi, untuk asset tanah dan uang yang sudah disita berasal dari pihak yang diberikan Sudikerta kepada orang lain. “Jadi, Sudikerta kasih ke seseorang, ya kita ambil karena itu hasil kejahatan. Selama ini banyak yang koorperatif juga dan banyak yang tidak tahu juga,” ujarnya. (Pl/bpn/tim)

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Kasus Pencurian Burung Tersangka Kampret Masuk Lapas, Polisi Tangkap Rekannya Wewek

DENPASAR, balipuspanews.com - Kadek Yasa alias Kampret,21, sudah menjalani vonis terkait kasus pencurian burung murai di Jalan Imam Bonjol, Gang Gunung Saba,  Desa Pemecutan...
Member of