Polda Bali menjamin keselamatan warga Papua
Polda Bali menjamin keselamatan warga Papua
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews. com -Direktur Direktorat Intelkam Polda Bali Kombes Pol Drs. Wahyu Suyitno menegaskan, Polda Bali akan menjamin keamanan, keselamatan dan perlindungan terhadap pelajar, mahasiswa dan warga Papua yang tinggal di Bali. Menghadapi kondisi Papua yang saat ini sudah kondusif, ia pun berharap agar media massa ikut andil menciptakan pemberitaan yang sejuk menyangkut warga Papua agar tidak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Hal itu disampaikan Kombes Wahyu Suyitno disela-sela mengadakan pertemuan dengan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) I Gusti Made Bagus Dwikora Putra, di Denpasar, Rabu (11/9/2019). Perwira melati tiga dipundak itu mengakui, dirinya sudah 8 tahun tinggal di Papua, sejak kali pertama bertugas menjadi Kapolsek di wilayah Raja Ampat.
Jadi, dia mengetahui persis bagaimana karakteristik warga Papua. “Warga Papua adalah warga Indonesia juga, mereka juga saudara saudara kita semua,” tegasnya.

Kepada rekan-rekan media massa, Kombes Wahyu berharap untuk ikut bersama-sama menciptakan suasana yang sejuk dan damai, dengan menciptakan pemberitaan yang sejuk, agar tidak menimbulkan suatu rasa ketakutan dan emosi yang berlebihan.
Ditegaskannya, aparat kepolisian khususnya Polda Bali dan seluruh komponen masyarakat di Bali menjamin keamanan, keselamatan dan perlindungan terhadap pelajar, mahasiswa dan warga Papua di Bali. “Saat ini Papua sudah kondusif. Kami berharap berita-berita yang tidak benar atau hoaks tidak terjadi di Bali,” ungkapnya.

Menurutnya berita berita semacam itu (hoaks) dapat menimbulkan situasi yang tidak nyaman khususnya di Bali yang sangat cinta damai dan masyarakatnya penuh dengan toleransi.

Sementara itu, Ketua PWI IGMB Dwikora Putra berharap kepada wartawan untuk memberitakan sesuai fakta dan ada konfirmasi dari institusi terkait. Juga harus memperhatikan apakah berita itu bermanfaat atau bisa menimbulkan hal-hal yang membuat gaduh di masyarakat.

“Kembali kepada diri sendiri. Sebagai umat Allah, wartawan juga dituntut bersikap bijak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Agar informasi yang disampaikan bermanfaat membangun situasi yang lebih baik. Jangan sampai ketahuan juga ikut-ikutan menyebarkan informasi bohong, ini dosanya luar biasa. Bagi seorang wartawan menyampaikan berita bohong, itu dosa-nya lebih besar ketimbang masyarakat biasa yang menyampaikan,” tegasnya. (pl/bpn/tim)