Surat Peringatan
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, Balipuspanews.com – Pengurus Yayasan kubu Candra Jaya mengeluarkan surat peringatan terhadap Dosen Dipekerjakan Kopertis (DPK) yang ditugaskan untuk mengajar di Universitas Dwijendra.

Isi surat yang salinannya diterima redaksi balipuspasnews bernomor 97/S.P/XI/YD/2018 memberi peringatan kepada dosen I.2 Pendidikan Tinggi (Dikti) untuk tidak memasuki area kampus Dwijendra karena telah melakukan demonstrasi dan memprofokasi para mahasiswa untuk melakukan demonstrasi terhadap ketua Yayasan yang sah.

Dalam surat yang ditandatangan langsung oleh ketua Yayasan Dwijendra DR. Drs. Made Sumitra Candra Jaya, M.Hum. itu dituliskan juga, bahwa para dosen tersebut ditempatkan di Yayasan Dwijendra untuk membantu proses Belajar-Mengajar di Universitas Dwijendra bukan untuk ikut campur untuk urusan internal Yayasan.

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang dilaksanakan pada Kamis (29/11) kemarin, ketua Yayasan Dwijendra Candra Jaya menegaskan akan melaporkan para dosen DPK yang ada Dwijendra yang ikut terprovokasi oleh Pihak Wiriawan.

“Kami merasa sebenarnya dosen-dosen DPK itu ditempatkan di Dwijendra untuk membantu pendidikan di Dwijendra. Tetapi dia mendompleng oleh pengurus yang baru. Kami akan evaluasi dan kami akan lapor ke Menteri Dikti nanti. Ada rekaman videonya bahwa dia memprofokasi mahasiswa. Nanti untuk laporan polisinya saya akan ngomong kepada pak Ponglik (PH Yayasan Dwijendra),” jelas Candra Jaya.

Made Candra juga berencana akan mengambil langkah hukum terhadap pemblokiran rekening milik Yayasan Dwijendra dan melaporkan pemegang kas Yayasan Dwijendra.

Sementara total dosen yang dilarang masuk itu menurut keterangan Candra sebanyak 30 orang.

“Hanya yang menjadi provokator saja yang enggak boleh masuk,”ujarnya. (Nahal/bpn/tim)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...