Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaDenpasarPolisi Amankan Terduga Pembuang Bayi yang Berprofesi Sebagai PRT

Polisi Amankan Terduga Pembuang Bayi yang Berprofesi Sebagai PRT

DENPASAR, balipuspanews.com – Siapa pembuang bayi yang ditemukan diatas semak-semak Jalan Tukad Pancoran IV, Panjer, Denpasar Selatan, akhirnya menemui titik terang.

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan berhasil mengamankan terduga pelakunya berinisial KM,24, seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Saba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

KM ditangkap di rumah majikannya di Jalan Tukad Pancoran,  Panjer, Denpasar Selatan, pada Selasa (29/6/2021).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika Karsito Putro, penangkapan terhadap KM dilakukan setelah pihaknya menyelidiki kasus penemuan bayi hidup di semak-semak Jalan Tukad Pancoran IV, Panjer, Denpasar Selatan, Sabtu (26/6/2021) sekitar pukul 15.00 WITA. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan tanpa mengenakan pakaian dan sekujur tubuhnya lecet-lecet.

Dari hasil penyelidikan, pada Selasa (29/6/2021), Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan mendapat informasi adanya seorang PRT yang habis melahirkan. Kecurigaan mengarah ke pelaku semakin kuat, karena yang bersangkutan tidak bersuami dan tinggal di rumah majikannya di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar Selatan.

BACA :  Anggota DPD RI Duga Bansos Ugal-ugalan Beri Andil Lonjakan Harga Beras

Atas informasi itu, Panit Opsnal Reskrim dibawah komando Ipda Wayan Sudarsana mendatangi lokasi dan mengamankan KM.

“Pelaku seorang pembantu rumah tangga, dia sudah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan,” terang AKP Hadimastika, pada Rabu (30/6/2021).

Ketika diinterogasi, perempuan asal Saba, NTT itu mengakui perbuatannya yang membuang bayi tersebut di TKP. Dalam penjelasannya ke penyidik, KM mengaku melahirkan bayinya di semak-semak di TKP, pada Sabtu (26/6/2021) sekitar pukul 15.00 WITA.

Usai membuang bayinya, pelaku KM pulang ke rumah majikannya.

“Ia melahirkan sendirian tanpa bantuan siapa pun. Setelah bayinya lahir ditinggalkan di TKP beserta ari-arinya,” beber mantan Kanit Reskrim Polsek Ubud Gianyar ini.

Selain itu, pelaku KM juga mengaku hamil setelah menjalin hubungan gelap dengan seorang pria. Malu aibnya terbongkar warga dan majikan, ia pun nekat membuang bayinya di semak-semak.

“Pelaku membuang bayinya karena takut dibenci sama majikannya dan disuruh pulang ke kampung halamannya (soe). Ia juga mengaku merasa malu karena belum menikah tapi sudah memiliki anak,” ungkap AKP Hadimastika.

BACA :  Jelang Galungan, Distan Akan Adakan Pemeriksaan Terhadap Babi

Seperti diberitakan, pedagang bakso keliling menemukan sosok bayi hidup masih dilengkapi ari-arinya di semak-semak Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar Selatan, pada Sabtu (26/6/2021) sekitar pukul 15.00 WITA.

Kondisi bayi saat ditemukan sangat mengenaskan mengalami luka lecet di bagian perut, kaki kanan dan kiri, dahi, serta pelipis kanan. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut kemudian dibawa ke bidan setempat dan dibersihkan dan selanjutnya dititipkan ke RSUP Sanglah untuk menjalani perawatan.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular