Polisi Penyuluhan ke Sekolah-Sekolah Terkait Bahaya Judol dan Tertib Lalulintas

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com – Menjalankan tugas dan fungsi pokoknya melayani masyarakat, aparat kepolisian menggencarkan penyuluhan kamtibmas tentang bahaya judi online (judol) dan tertib berlalulintas kepada para siswa siswi SMP dan SMK yang baru, sebagai peserta MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).

Penyuluhan ini dilaksanakan di SMK PGRI 3 di Jalan Narakusuma, Denpasar dan di SMP Wisata Sanur, pada Selasa (22/7/2025).

Di SMK PGRI 3 Denpasar, kegiatan ini dihadiri anggota Bhabinkamtibmas Desa Sumerta Kelod Aipda I Kadek Rudi Martana, S.H., dan Kanit Binmas Polsek Denpasar Timur AKP Sujana. Mereka menyampaikan materi tentang bahaya kenakalan remaja dan judol yang kini semakin marak terjadi di kalangan pelajar.

Dalam hal ini, AKP Sujana mengajak siswa-siswi untuk bijak dalam bergaul, disiplin dalam belajar, serta menjauhi segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan. Ia menekankan bahwa judol bukan hanya melanggar hukum, tapi juga dapat menjerumuskan generasi muda dalam lingkaran kecanduan dan kerugian finansial.

“Jangan sampai masa depan kalian hancur karena salah memilih pergaulan atau tergoda hal instan seperti judi online. Tugas kami hadir di sini adalah untuk mengingatkan dan membimbing agar adik-adik bisa tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan taat aturan,” ujar AKP Sujana di hadapan para siswa.

BACA :  ‎WNA Asal Iran Dibekuk Usai Tipu Warga Pancasari, Modus Pura-pura Tukar Uang

Sementara di Polsek Denpasar Selatan, penyuluhan ini dilaksanakan oleh Panit 1 Lantas Polsek Denpasar Selatan, Ipda Dewa Gede Agung Eka Wirawan dan Bripda Pande Made Evan Mahadika, di aula SMP Wisata Sanur, Denpasar Selatan.

Kegiatan ini diikuti oleh 274 siswa, terdiri dari 142 siswa laki-laki dan 132 siswi perempuan. Kepala Sekolah SMP Wisata Sanur, Ibu Ida Ayu Krisna Ari, S.Pd., M.Pd., beserta para guru turut hadir dan menyambut positif kegiatan tersebut.

Sementara materi yang disampaikan meliputi pentingnya keselamatan di jalan, etika berlalu lintas, penggunaan helm, serta peran aktif pelajar sebagai pelopor keselamatan lalu lintas.

“Kami ingin membentuk generasi muda yang sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya dan menjadikan mereka agen perubahan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas,” ujar Ipda Dewa Gede Agung Eka Wirawan.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular