Selasa, Juli 16, 2024
BerandaBadungPolisi Ringkus Turis Pakistan Tipu Restoran Melalui Order Makanan Online

Polisi Ringkus Turis Pakistan Tipu Restoran Melalui Order Makanan Online

MENGWI, balipuspanews.com – Turis asing yang berlibur ke Bali ternyata banyak yang nakal. Contohnya turis asal Pakistan berinisial OF. Pria ini ditangkap Polsek Mengwi karena melakukan tindak pidana menipu restoran lewat order makanan.

Menurut Kapolsek Mengwi Kompol I Ketut Adnyana, pelaku OF ditangkap atas laporan dari Thoreau Joshuila Hemmerle. Dia dilaporkan melakukan penipuan dengan modus pemesanan makanan di Rize Cafe Bali, Jalan Pantai Pererenan, nomor 150, Mengwi, Badung.

Kejadian ini bermula pada Jumat 7 Juni 2024 sekira pukul 15.00 WITA, di mana karyawan accounting restoran Rize Cafe Bali, Luh Gede Ade Arista Dwi Astarini melaporkan tempat usahanya mengalami scam atau penipuan.

Kapolsek kembali menjelaskan, kasir menerima bukti transfer dari rekening atas nama Vikas Chahal. Kemudian, pada pukul 18.20 WITA, ada orderan lagi atas nama Vikas berupa dua naan cheese, dua naan plain, satu house dabi, dua masala popcorn, dua tangerine jc, dua propical fruit platter dan 11 bir. Total pesanan mencapai Rp1.025.100.

BACA :  Seluruh Fraksi DPRD Denpasar Setujui Perubahan KUA dan PPAS Kota Denpasar

“Joshuila Hemmerle memerintahkan karyawan restoran tetap melayani orderan, dan melakukan pengecekan terkait riwayat orderan dan bukti transfer atas nama Vikas,” ujar I Ketut Adnyana.

Setelah dicek, ternyata benar ada riwayat orderan atas nama Vikas dari 16 April sampai 7 Juni 2024 dengan jumlah barang dan harga berbeda, serta bukti transfer dengan pengiriman atas nama Vikas ke rekening bisnis PT. Conscious Food Collective.

“Setelah dicek ternyata tidak ada uang masuk ke rekening bisnis tersebut. Jumlah harga orderannya mencapai Rp29.868.900. Atas kejadian tersebut korban akhirnya melapor,” bebernya.

Dari keterangan korban dan saksi-saksi, Polisi melakukan lidik hingga didapat bukti petunjuk pelaku mengarah ke OF yang tinggal di Canggu, Kuta Utara, Badung.

“Pelaku mengakui melakukan penipuan di restoran Rize Cafe Bali dengan cara memesan makanan dan mengirimkan bukti transfer pembayaran fiktif. OF memesan makanan via WhatsApp dengan identitas Mr X. Ia mengirim pesan order makanan atas nama Vikas,” urainya.

Makanan yang di pesan di list terlebih dahulu kemudian dari pihak restoran membalas pesannya dengan jumlah harga makanan yang harus bayar. Selanjutnya, terduga pelaku mengedit bukti transfer di Google chrome dengan link https//www.edit-pdfs.com, dengan nama situs link yaitu “Sejda Com”.

BACA :  Mantan Pemain Manchester United Patrice Evra Dihukum Penjara Karena Meninggalkan Keluarganya

Kemudian di unduh file PDF tersebut dan tersimpan di file HP terduga pelaku. Lanjut dikirim ke pihak restoran. Terduga pelaku memesan ojek online untuk membawakan makanan tersebut ke guest house tempat terduga pelaku menginap.

“Pelaku mengirimkan bukti transaksi yang di edit tersebut menggunakan nama Bank HSBC beserta no rekening atas nama Vikas Chanal,” sebutnya.

Dari transaksi tersebut terduga pelaku mengaku mengirimkan bukti transfer uang fiktif ke nomor rekening Bank Mandiri milik Rize Cafe dengan melebihkan jumlah nominal dari pembelian makanan. Akibatnya, pihak restoran yang akan membayar ongkos pengiriman.

“Pelaku mengakui telah melakukan aksinya memesan makanan sebanyak 38 kali dengan bukti transfer yang di kirim ke restoran sebanyak 32 kali, dan makanan yang dipesan tersebut dikonsumsinya sendiri,” pungkasnya.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular