Polisi Selidiki soal Penusukan Kepala dan Betis Pelajar SMA

Pelaku diamankan

DENPASAR, balipuspanews.com – Kasus penikaman terjadi di Jalan Perumahan sebelah utara Perum Taman Irawadi Banjar Celuk Panjer, Minggu (17/5/2020) sore. Seorang pelajar SMA Krisna Adijaya (17) mengalami luka tusuk dibagian kepala belakang dan betis yang dilakukan oleh Rohman (25).

“Pelaku sudah kami amankan dan masih diperiksa keterangannya,” ujar Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika, Senin (18/5/2020).

Mantan Kanitreskrim Polsek Ubud Gianyar ini mengatakan pihaknya masih menyelidiki motif penikaman tersebut. Pasalnya, korban saat ini belum bisa dimintai keterangannya karena masih dirawat di RSUP Sanglah Denpasar. “Motifnya masih kami selidiki,” ujarnya.

Sementara itu sumber dilapangan mengungkapkan, penikaman yang dialami pelajar SMA Krisna Adijaya diduga karena sakit hati dan dendam. Keduanya bertemu di Jalan Perumahan sebelah utara Perum Taman Irawadi Banjar Celuk Panjer Denpasar Selatan, pada Minggu (17/5/2020) sekitar pukul 17.30 Wita. “Korban ini pelajar SMA,” ungkap sumber.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya cekcok mulut dan berkelahi. Tersangka Rohman marah dan mengambil pisau dari balik pinggangnya. Pisau tajam itu langsung ditusuk ke arah kepala belakang korban. Tak hanya itu, saat bergumul pelaku juga menusuk betis kiri korban.

Melihat korban terkapar, pelaku Rohman kabur. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan oleh orangtua korban I Ketut Budiarsa (52) tinggal di Jalan Mandala Sari Denpasar. Beberapa jam kemudian, Polisi menangkap tersangka di rumahnya di Jalan Tukad Languan Gang 3 Banjar Antap Denpasar.

“Saat ini korban masih dirawat di RSUP Sanglah akibat luka tikam di kepala belakang dan betis kiri,” pungkas sumber.

Penulis/Editor : Putu Artayasa