26.8 C
Denpasar
14/06/2021, 12:52 AM
BaliBulelengPolisi Tangkap Warga "Kerauhan" dan Perbekel, Desa Sudaji Nyaris Bergolak

Polisi Tangkap Warga “Kerauhan” dan Perbekel, Desa Sudaji Nyaris Bergolak

balipuspanews google news

SINGARAJA, balipuspanews.com — Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten nyaris bergejolak paska rombongan Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sinar Subawa SIK MH, melaksanakan patroli memantau situasi wilayah Desa Sudaji, Kamis (26/3) pagi.

Informasi dihimpun, rombongan Kapolres Sinar Subawa yang didampingi Kapolsek Sawan AKP Gusti Kade Alit Murdiasa mendadak berhenti di areal perempatan pasar Desa Sudaji.

Konon, rombongan Kapolres Buleleng menghentikan laju kendaraannya lantaran mendengar informasi bakal ada pengarakan ogoh-ogoh di desa setempat.

Atas informasi itu, Kapolres Buleleng lantas meminta kejelasan dari Perbekel Desa Sudaji Gede Fajar Kurniawan.

Perbekel Fajar tak menampik sempat dipanggil Kapolres Buleleng terkait informasi tersebut. Perbekel Fajar kemudian menjelaskan kepada Kapolres Buleleng bahwa pengarakan ogoh-ogoh hanya dilakukan di masing-masing lingkungan, sebelum ogoh-ogoh tersebut dipralina (dimusnahkan) ke setra (kuburan) pada Kamis (26/3) malam.

Hal itu mengacu kesepakatan paruman (rapat) digelar pada Kamis (26/3) pagi, antara pemerintah desa dinas dan desa adat Sudaji.

“Sebelumnya, sempat ada oknum polisi yang melakukan foto-foto. Ya, itu sebelum rombongan dipimpin Kapolres Buleleng datang dan berhenti di areal pasar Sudaji. Saat rombongan datang, saya sedang rapat dengan prajuru desa adat. Saya izin dengan prajuru menemui Kapolres Buleleng di areal pasar Sudaji,” kata Perbekel Fajar, Kamis (26/3) sore.

Selanjutnya, Perbekel Fajar menjelaskan kepada Kapolres Buleleng bahwa dirinya sedang berusaha menyinkronkan sejumlah kejadian janggal di desa Sudaji dengan pihak prajuru desa adat, utamanya kerahuan yang dialami oleh warga desa Sudaji bertepatan di Hari Raya Nyepi pada Rabu (25/3) malam.

Namun, penjelasan yang disampaikan oleh Perbekel Fajar kepada Kapolres Buleleng rupanya tidak direspon.

Bahkan, Kapolres Buleleng malah memerintahkan untuk melakukan penangkapan terhadap warga Sudaji yang mengalami kerauhan.

Tak pelak, pernyataan penangkapan terhadap warga Sudaji mengalami kerauhan ditolak oleh Perbekel Fajar, hingga keduanya pun sempat terlibat adu mulut di areal pasar Sudaji.

“Saya sudah berusaha mengajak Kapolres Buleleng untuk ikut paruman yang sedang berlangsung. Beliau (Kapolres Buleleng) bilang, jangan percaya gitu-gitu (kerahuan), nggak ada itu. Tangkap saja yang kerauhan itu, kita bawa ke Mapolres Buleleng,” ungkap Perbekel Fajar, sebelum akhirnya Kapolres Buleleng diantarkan ke Banjar Kaja Kangin.

Masih kata Perbekel Fajar, situasi pun semakin tak terkendali saat rombongan Kapolres Buleleng tiba di Banjar Kaja Kangin disaat massa berkerumun.

“Turun dari mobil, Kapolres Buleleng langsung melakukan tindakan agresif terhadap sejumlah warga di Banjar Kaja Kangin sedang berkerumun. Ada yang protes, langsung ditangkap-tangkap semuanya,” tuturnya.

Nah, melihat kekacauan itu, Perbekel Fajar  meminta Kapolres Buleleng agar menahan diri. Namun, permintaan tidak diindahkan dan Kapolres Buleleng malah menyerukan penangkapan terhadap Perbekel Fajar.

“Izin Pak Kapolres, mohon jangan melakukan tindakan (penangkapan) begitu, itu namanya meresahkan warga kami desa Sudaji. Saya selaku perbekel tolong dihargai karena saya yang bertanggungjawab disini (Sudaji). Lalu, Kapolres Buleleng memerintahkan untuk menangkap saya. Ya, saya ditangkap oleh Kapolsek Sawan, AKP Gusti Alit Kade Murdiasa. Saya diseret, tangan dilipat, dan dimasukkan kedalam mobil polisi. Jumlah rombongan Kapolres Buleleng sekitar 5 mobil,” sebutnya.

Perbekel Fajar ditangkap, namun mobil tak bergerak hingga dirinya memutuskan keluar mobil dan kembali menghampiri Kapolres Buleleng.

“Izin Pak Kapolres, jangan ditindak lagi masyarakat kami. Kalau mau menangkap cukup tangkap saya, ayo berangkat ke Mapolres Buleleng. Saya ini selaku Perbekel, mantan wartawan, aktivis. Pak, jangan salah prosedur, kenapa mengambil tindakan begini? hargai saya. Apa yang kami lakukan ini sepengetahuan Camat Sawan I Gusti Ngurah Suradnyana, dan ini atas intruksi beliau (Camat). Setelah saya bicara begitu, Kapolres Buleleng langsung terdiam,” terangnya.

Kemudian, situasi pun akhirnya mereda. Perbekel Fajar pun memutuskan pergi dari Banjar Kaja Kangin menemui prajuru sedang melakukan paruman. Sekembali dari paruman, ditengah perjalanan Perbekel Fajar melihat mobil Kapolres Buleleng dihadang sejumlah warga yang mengalami kerauhan. Kapolres Buleleng turun sambil membisikkan sesuatu ke telinga Perbekel Fajar.

“Pak Mekel tolonglah dibantu, itu (warga)  kerauhan-kerauhan itu dipinggirkan dulu agar saya bisa lewat,” imbuhnya.

Permintaan itupun langsung direspon, Perbekel dibantu tokoh spiritual berusaha menyadarkan warga kerahuan yang menghadang mobil rombongan Kapolres Buleleng.

“Ya, sudahlah. Kami tidak lagi memperpanjang persoalan itu. Sejatinya persoalan ini hanya miskomunikasi. Sudah, pihak Polres Buleleng sudah menyampaikan permintaan maaf melalui Wakapolres dan Kabag Ops yang datang setelah Kapolres Buleleng berlalu,” tutupnya.

Sementara, Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi mengaku tak mengetahui soal miskomunikasi sempat terjadi antara Perbekel Sudaji Gede Fajar Kurniawan dengan Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa SIK MH.

“Setahu saya tidak ada miskomunikasi itu. Tidak tau juga sebelumnya ya, karena saya ke Sudaji sekitar jam 11.00 siang, dengan rombongan Wakapolres dan Kabag Ops,” singkatnya. (Nug/BPN/tim)

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Tekan Kasus Penyebaran Covid 19 Desa Dauh Puri Kelod Gelar Monitoring Prokes Sasar Tempat Usaha
03:08
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Member of