Polres Klungkung Salurkan Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung

Polres Klungkung menyalurkan bantuan tunai untuk PKL dan warung di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Kabupaten Klungkung, Jumat (21/10/2021)
Polres Klungkung menyalurkan bantuan tunai untuk PKL dan warung di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Kabupaten Klungkung, Jumat (21/10/2021)

SEMARAPURA, balipuspanews.com-Polres Klungkung kembali menyalurkan bantuan tunai kepada Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) yang terdampak pandemi Covid-19 sebagai stimulan dalam rangka pemulihan ekonomi.

Kali ini para pedagang yang berjualan
di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Kabupaten Klungkung menerima bantuan tunai, Jumat (21/10/2021).

Bantuan tunai ini bersumber pada dana APBN Pemerintah RI yang kemudian disalurkan melalui institusi TNI-POLRI untuk dibagikan kepada warga yang berhak menerima, khususnya kepada para pedagang kaki lima dan warung.

Polres Klungkung menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) senilai Rp1,2 juta kepada setiap pedang kaki lima (PKL) dan warung.

Wakapolres Klungkung Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa,S.I.P.,M.M.,  mengatakan, pihaknya sudah mendata 3.500 penerima bantuan dalam program BTPKLW di wilayahnya.

“Polres Klungkung dalam periode ini sudah mendata sebanyak 3.500 PKL dan warung. Semoga dengan adanya penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) hari ini, bagi masyarakat yang menerima bisa terbantu dan menambah modal usahanya sehingga perputaran ekonomi di kabupaten klungkung kembali pulih,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, penerima bantuan dalam program BTPKLW sudah melalui tahap verifikasi. Proses pendataan dan verifikasi dilakukan anggota Bhabinkamtibas di setiap Desa maupun kelurahan di Kabupaten Klungkung.

“Kemudian data direkap oleh Bhabinkamtibmas lalu dilaksanakan verifikasi apakah ada bantuan dalam bentuk lain atau belum pernah dapat bantuan, atau dagangannya seperti apa, itu yang diverifikasi. Verifikasinya bukan hanya usaha dan kegiatannya, tapi juga identitasnya dalam satu kegiatan tersebut,” tambah Kompol  Ketut Amy Ramayathi.

Penulis : Roni
Editor : Budiarta