Kepolisian mengamankan truk yang mengangkut udang tanpa dokumen atau Sertifikat Kesehatan Karantina Ikan yang sah
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Gilimanuk, balipuspanews.com – Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk di bawah pimpinan Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi SH melaksanakan pemeriksaan secara ketat di pintu keluar Bali.

Hal ini dilakukan dalam rangka meminimalisir keluar masuknya barang-barang ilegal wilayah Bali melalui pelabuhan Gilimanuk.

Seperti yang dilaksanakan Senin sore (12/3), dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan truk dengan nomor polisi – P 9280 UV, dikemudikan oleh Heriyanto (30), laki-laki kelahiran Banyuwangi. Truk itu ditemukan mengangkut udang segar di dalam box fiber glass tiga pintu. Aparat berwajib kemudian membuka segel dengan Berita Acara Buka Segel, yang selanjutkan diberikan kepada sopir sebagai bukti.

Kegiatan ini wujud tugas rutin Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dan juga atas penekanan perintah lisan Kapolsek Kompol I Nyoman Subawa saat apel jam pimpinan. Di mana Pelabuhan Gilimanuk merupakan tempat yang sangat potensial bagi para pelaku penyelundupan maupun pelaku kriminal, untuk menyeberangkan barang-barang ilegal atau barang-barang hasil kejahatan.

“Terbukti 3 anggota Reskrim telah menemukan muatan udang segar tersebut tanpa dokumen atau Sertifikat Kesehatan Karantina Ikan yang sah. Berdasarkan pengakuan sopir bahwa udang yang dibawa sekitar 5,5 ton. Sedangkan pada dokumen yang dibawa hanya menyebutkan 1,5 ton. Jadi secara yuridis dokumen tersebut tidak sah,” kata Kapolsek Kompol I Nyoman Subawa melalui Kanit Reskrim Akp I Komang Muliyadi SH.

Pada dasarnya komoditi berupa udang ini sudah diatur dalam ketentuan UU No. 16 thn 1992, tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan. “Yaitu pasal 6, tentang kelengkapan dokumen Sertifikat Kesehatan Karantina ikan dari daerah asal; Pasal 9 dan pasal 21, tentang orang dan alat angkut yang digunakan. Dan kami akan lakukan proses selanjutnya,” ujar Muliyadi.

Dia melanjutkan, untuk truk dan muantannya, selanjutknya diamankan ke Kantor Polsek Kawasan Laut Gilimanuk guna menjalani proses lebih lanjut dan nantinya dikoordinasikan dengan karantina ikan wilayah kerja Gilimanuk yang ada kaitannya dengan dokumen yg dibawa sopir. (bp)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...