Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Jembrana, balipuspanews.com – Aparat berwajib dari Polsek Gilimanuk berhasil menggagalkan pengiriman udang sebanyak 3.000 kg, dikarenakan tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah.

Hal ini terjadi pada Sabtu (10/2), di mana saat itu unit Reskrim Poksek Gilimanuk sedang melakukan pemeriksaan di pelabuhan setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir diseberangkannya hasil tindak kriminal, dan banyaknya pengiriman barang ilegal ke luar pulau Bali.

“Ini wujud kepedulian kami terhadap keamanan pulau Dewata, kami tetap prioritaskan kegiatan seperti ini, mengingat Gilimanuk merupakan pintu terakhir keluar, Bali khususnya melalui darat. Seperti halnya truk ini, mengangkut udang dari Lombok tujuan Surabaya. Setelah dilakukan pengecekan terhadap surat kesehatan karantinanya, di sini di dalam dokumennya tiak dicantumkan nomor polisi kendaraan yang mengangkut. Takutnya satu dokumen digunakan berulang ulang,” ujar AKP Komang Muliyadi SH yang memimpin langsung kegiatan pemeriksaan.

Menurut keterangan pengemudi truk nopol L 8271 BU, Nursyam Dwi Purnomo yang beralamat di Sidoarjo, udang tersebut diangkut dari Lombok tujuan Surabaya, waktu mencari karantina yang bersangkutan tidak mengecek surat karantinanya.

Sesuai dengan UU RI No 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan, di mana setiap pengiriman hewan, ikan dan tumbuhan, bahan hewan, hasil bahan hewan, ikan dan tumbuhan dari satu pulau ke pulau lainnya harus dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan dari Kantor Karantina daerah asal.

Untuk sementara truk beserta muatanya diamankan di kantor Polsek Gilimanuk, untuk proses lebih lanjut.

Tinggalkan Komentar...