Tim Pilkada Golkar Karangasem saat menerima pendaftaran calon beberapa waktu lalu
Tim Pilkada Golkar Karangasem saat menerima pendaftaran calon beberapa waktu lalu

KARANGASEM, balipuspanews.com – DPD Golkar Karangasem nampaknya benar – benar selektif untuk menelorkan rekomendasi pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yang akan diturunkan dalam Pilkada Karangasem 2020 mendatang.

Pasca pemanggilan seluruh bakal calon (bacalon) beberapa lalu ke DPD Golkar Bali, Tim Pilkada Provinsi langsung akan menunjuk lembaga survey resmi untuk melaksanakan survey yang rencanakan akan dilakukan pada akhir Januari sampai awal Februari 2020 mendatang.

Survey dilakukan meliputi seberapa besar popularitas dan elektabilitas dari masing – masing bakal calon. Namun ada penilaian khusus yang menjadi poin penentu nanti yaitu elektabilitas calon yang disurvey.

“ Ketika elektabilitas seorang bakal calon naik itu yang perlu kita atensi khusus, jika elektabilitas naik sudah tentu penialian masyarakat positif terhadap kacalon tersebut,” terang Ketua Tim Pilkada Golkar Karangasem, I Wayan Sekep Ariana Manusabat saat ditemui balipuspanews.com di DPD Partai Golkar Karangasem, Selasa (21/1/2020).

Bagi Sekep, antara elektabilitas dan popularitas seorang bacalon memang sama – sama penting. Hanya saja untuk mendapatkan rekomendasi dari berlambang beringin tidaklah cukup hanya dengan popularitas. Karena bisa saja seorang calon dikenal orang banyak namun penilaian terhadap yang bersangkutan negatif alias tidak baik.

Sehingga nanti dalam survey akan dicari bacalon yang memiliki popularitas tinggi dengan elektabilitas yang baik di mata masyarakat terlebih para pemilih nantinya.

“ Kita serahkan saja semua kepada tim survey yang ditunjuk, karena tim survey tentunya terjamin krediblitasnya dan bisa dipertanggung jawabkan,” jelas Sekep Ariana.(igs/tim/bpn)