Rabu, Oktober 28, 2020
Beranda Bali Denpasar PPDB Telah Usai, DPRD Bali Fasilitasi Siswa Tercecer Untuk Masuk Sekolah Negeri...

PPDB Telah Usai, DPRD Bali Fasilitasi Siswa Tercecer Untuk Masuk Sekolah Negeri dan Sarankan Hal Ini

DENPASAR, balipuspanews.com – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK telah usai, kendati demikian, banyak kontra yang masuk dari pihak orangtua yang anaknya tak kebagian kursi di sekolah negeri.

Menanggapi hal itu, DPRD Provinsi Bali akan memfasilitasi calon siswa SMA/SMK yang tercecer agar bisa masuk ke sekolah negeri.

Komitmen itu disampaikan saat menerima sejumlah orang tua siswa pada pertemuan penyerapan aspirasi penerimaan murid SMA/SMK di Ruang Rapat Gabungan Gedung DPRD Bali, Jumat (10/7/2020).

Diwawancarai seusai rapat, Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama mengungkapkan, sebenarnya Gubernur Bali Wayan Koster telah menambah sebanyak dua rombongan belajar (rombel).

Awalnya, tepatnya pada tahun lalu, solusi dengan menambah dua rombel ini dapat menampung semua siswa yang tercecer.

Akan tetapi, tampaknya solusi tersebut belum bisa menyelesaikan masalah.

Diduga, mewabahnya Covid-19 membuat para orangtua lebih memilih menyekolahkan anaknya di sekolah negeri karena keterbatasan ekonomi.

“Dengan demikian berarti kan ada tersisa masalah,” ucapnya.

Oleh karenanya, Adi Wiryatama mengaku telah menghubungi Gubernur Bali Wayan Koster untuk menyelesaikan perkara tersebut.

Disampaikan olehnya, Gubernur Koster bersedia untuk menyelesaikan keberadaan calon siswa yang masih tercecer dan belum mendapatkan sekolah.

Selain itu, Adi Wiryatama juga menawarkan beberapa alternatif solusi antara lain berupa penambahan kelas, penambahan dana, termasuk jika memungkinkan membuka kelas sore.

“Kalau kekurangan dana kita support dari DPRD sehingga anak-anak kita bisa tertampung,” ungkap Politisi PDIP itu.

Namun, dengan catatan agar siswa yang sudah tertampung di sekolah lain, baik di negeri maupun swasta tidak ditarik lagi agar tidak menimbulkan masalah baru.

“Dulu kan pernah sekolah swasta datang rame-rame ke sini tak dapat murid dan lain sebagainya. Jangan sampai ada masalah. Intinya anak-anak yang tercecer pasti akan dapat sekolah,” terangnya, didampingi Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta.

Perihal jumlah siswa yang tercecer, Adi Wiryatama mengaku belum mengetahui jumlah pastinya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada orang tua calon siswa melaporkan datanya kepada Sekretariat Dewan (Sekwan) Provinsi Bali.

Sebelumnya, kunjungan para orang tua siswa tersebut ke DPRD Bali adalah yang kedua kalinya setelah kunjungan pertama 3 Juli 2020 lalu.

Pada kunjungan pertama, para orang tua siswa diterima oleh Komisi IV DPRD Bali.

Dimana, saat itu Ketua Komisi IV DPRD Bali I Gusti Putu Budiarta berjanji, bagi calon siswa SMA/SMK di Bali yang masih tercecer akan dicarikan jalan keluarnya.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Kasus Pencurian Burung Tersangka Kampret Masuk Lapas, Polisi Tangkap Rekannya Wewek

DENPASAR, balipuspanews.com - Kadek Yasa alias Kampret,21, sudah menjalani vonis terkait kasus pencurian burung murai di Jalan Imam Bonjol, Gang Gunung Saba,  Desa Pemecutan...
Member of