Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarPPs UNR Lepas Calon Wisudawan, Harap Yudisiawan Berinovasi Hadapi Society 5.0

PPs UNR Lepas Calon Wisudawan, Harap Yudisiawan Berinovasi Hadapi Society 5.0

DENPASAR, balipuspanews.com – Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (PPs-UNR) menggelar upacara Yudisium untuk melepaskan calon wisudawan dari Prodi Magister Administrasi Publik dan Magister Hukum, pada Jumat (12/5/2023) bertempat di Ballroom Quetta Hotel, Denpasar.

Yang tak kalah penting, dalam yudisium kali ini diisi dengan orasi ilmiah oleh Agus Pramusinto dari KASN, yang bakal memberikan wawasan dan pengetahuan terhadap para lulusan agar dalam menjalankan rutinitasnya mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pasalnya 95 persen lulusan PPs UNR merupakan Aparatur Sipil Negara.

Direktur PPS UNR Dr. Ni Nyoman Diah Utari Dewi. M. A.Par., M.Ap, mengungkapkan tema yudisium kali ini mengangkat tema “Penguatan Reformasi Birokrasi Menuju Era Society 5.0 di Indonesia” melepas 38 calon wisudawan yang terdiri dari 36 dari Magister Administrasi Publik dan 2 dari Magister Hukum.

Diah Utari menambahkan, revolusi industri era 4.0 berbeda dengan society 5.0. Dimana pada era 5.0 lebih ditekankan pada SDM dalam pelayanan kepada publik. Sementara era 4.0 ditemukan Artificial Intelligence, sementara sekarang ASN diharapkan mampu menjalankan 4C yaitu critical thinking, creativity, communication dan collaboration atau kolaborasi.

BACA :  584 Sekaa Taruna di Badung Ikuti Lomba Ogoh Ogoh, Disbud Dorong Kreativitas Meningkat

Sementara total alum PPS UNR sebanyak 1082 dari Magister Administrasi Publik dan 206 dari Magister Hukum. Dengan demikian, sebagai bentuk tanggung jawab menjaga mutu pendidikan ke depan UNR berupaya terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan sesuai visi UNR menjadi program pascasarjana yang mampu meciptakan SDM unggul dan berkomitmen pada peningkatan Iptek di tingkat Nasional dan Internasional berlandaskan Tri Hita Karana.

“Harapan kami kepada para yudisiawan/yudisiawati dan para ASN agar bisa merumuskan kebijakan dalam tesis yang dibuat agar mampu membuat rujukan dalam perubahan government, dan untuk MH dapat menyusun legal drafting,” harapnya memungkasi.

Dalam kesempatan sama Agus Pramusinto mengungkapkan, orasi yang akan disampaikan bertujuan mengajak para alumni untuk melakukan inovasi untuk mengahadapi society 5.0 agar pelayanan kepada publik lebih baik.

Pramusinto berharap lulusan mampu meningkatkan kompetensi diri karena hal tersebut bagian penting dari kualitas. Dia mecontohkan di sebuah negara berbasis digitalisasi, sektor swasta sudah bergerak cepat.

Kelemahan, lanjut Pramusinto, budaya melayani harus diperbaiki, kepentingan publik harus menjadi prioritas agar lebih baik dan ditingkatkan. Muara peningkatan pelayanan publik, wujud demokrasi yang dapat dirasakan masyarakat dari segi pelayanan publiknya.

BACA :  Sambut HUT Basarnas ke-52, Kantor SAR Gelar Donor Darah

“Ketika presiden selalu menekankan untuk menghasilkan ASN dan birokrasi baik, maka peningkatan SDM sangat penting. Peran dan kontribusi UNR sangat penting dalam meningkatkan kualitas ASN,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Yudisium MAP dan MH tersebut Rektor UNR, Ketua Yayasan Jagaditha yang menaungi Universitas Ngurah Rai, para Dekan, Kaprodi maupun jajaran di lingkungan PPs UNR.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular