Selasa, April 16, 2024
BerandaBolaPrancis Latih Fokus Pada Messi Cs Saat Piala Dunia Mencapai Klimaks

Prancis Latih Fokus Pada Messi Cs Saat Piala Dunia Mencapai Klimaks

Piala Dunia FIFA: Prancis dan Argentina bersiap untuk final Piala Dunia kelas berat yang mempertemukan Kylian Mbappe melawan Lionel Messi dalam duel yang ditunggu-tunggu, dengan mempertaruhkan sejarah

BERITA BOLA, PIALA DUNIA QATAR – Prancis dan Argentina bersiap untuk final Piala Dunia  yang mempertemukan dua pemain terhebat Kylian Mbappe dan Lionel Messi dalam duel yang ditunggu-tunggu, dengan mempertaruhkan sejarah. Juara bertahan Prancis mengalahkan Maroko 2-0 pada hari Rabu tanpa perlu menemukan perlengkapan terbaik dan sekarang tinggal 90 menit lagi untuk menjadi tim pertama selama 60 tahun untuk mempertahankan gelar mereka. Pasukan Didier Deschamps akan mendekati final hari Minggu di Stadion Lusail dengan percaya diri tetapi Messi memiliki takdirnya sendiri dalam pertandingan terakhirnya di panggung terbesar.

Gol dari Theo Hernandez dan pemain pengganti Randal Kolo Muani di Al Bayt Stadium pada hari Rabu mengalahkan Maroko, tim Afrika atau Arab pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia.

Prancis melaju ke final untuk keempat kalinya dalam tujuh edisi dan jika mereka menang pada Minggu, mereka akan menjadi tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang mempertahankan trofi.

BACA :  Replika Kraton Majapahit Penting untuk Pelajari Sejarah Bangsa Indonesia

Mereka diberi ucapan selamat di ruang ganti oleh Presiden Emmanuel Macron, sementara para pendukung bergembira di sekitar Champs-Elysees di Paris, mengibarkan bendera tiga warna dan menyalakan suar.

“Kami berada di final. Kami berada di final,” teriak ratusan pendukung Prancis saat para pengemudi membunyikan klakson dan polisi anti huru-hara mengintai di dalam van yang berbaris di area tersebut.

Pelatih Prancis yang gembira, Deschamps, yang memimpin negaranya menuju kesuksesan di Rusia pada 2018, 20 tahun setelah mengapteni mereka untuk meraih kejayaan, mengatakan: “Ada emosi dan kebanggaan.

“Jelas itu adalah langkah penting lainnya hari ini dan sekarang akan ada langkah lain.

“Kami sudah bersama selama sebulan. Tidak pernah mudah, tapi ini dia – sejauh ini menyenangkan dan para pemain saya mendapat penghargaan.”

Kekalahan Maroko mengakhiri dongeng mereka di Qatar yang menangkap imajinasi Afrika dan dunia Arab.

“Kami memberikan yang maksimal, itu yang terpenting,” kata pelatih Walid Reragui. “Yang paling penting adalah memberikan citra yang baik, menunjukkan kepada dunia bahwa sepak bola Maroko ada dan kami memiliki pendukung yang cantik.”

BACA :  Serahkan Bantuan Bedah Rumah kepada Warga Karangasem, Sekda Dewa Indra Pimpin Peletakan Batu Pertama

Messi vs Mbappe

Final pasti akan dianggap sebagai pertarungan antara Messi dan rekan setimnya di Paris Saint-Germain, Mbappe.

Kedua pemain tersebut berada di puncak daftar pencetak gol Piala Dunia dengan lima gol masing-masing, dengan Julian Alvarez dari Argentina dan Olivier Giroud dari Prancis hanya tertinggal satu gol.

Juara Copa America, yang menghasilkan penampilan terbaik mereka di turnamen dengan mengalahkan Kroasia 3-0 pada hari Selasa, akan merasakan kerentanan di tim Prancis yang belum menemukan performa terbaik di Qatar.

Messi, bermain di Piala Dunia kelimanya, telah menjadi seorang pria dalam sebuah misi, putus asa untuk memahkotai karirnya dengan memimpin Argentina meraih kemenangan pertama mereka di turnamen tersebut sejak Diego Maradona menginspirasi Amerika Selatan untuk meraih gelar pada tahun 1986.

Pada hari Selasa ia menghasilkan kilasan kejeniusan untuk membantu Argentina mengatasi finalis 2018 Kroasia, mengonfirmasi setelah pertandingan bahwa ia mengharapkan final hari Minggu menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia.

“Bisa mencapai ini, bisa menyelesaikan perjalanan saya di Piala Dunia dengan memainkan pertandingan terakhir saya di final, adalah sesuatu yang sangat menyenangkan,” kata kapten Argentina berusia 35 tahun itu.

BACA :  Minggu Diperkirakan Jadi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Padangbai

Deschamps mengatakan dia akan membuat rencana untuk melawan ancaman Messi yang “gemerlap”, yang akan berusaha mengeksploitasi kerentanan Prancis di posisi bek sayap.

“Dia terlihat dalam kondisi sangat baik dan tentu saja dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia jadi kami akan mencoba melawan ancaman Messi sebanyak mungkin, sama seperti Argentina yang akan mencoba menghentikan pengaruh beberapa pemain saya,” katanya. .

Deschamps juga mengalami sakit kepala lain berupa penyakit yang mengintai kubu setelah gelandang Adrien Rabiot melewatkan pertandingan melawan Maroko karena sakit.

Bek Dayot Upamecano juga keluar dari susunan pemain untuk semifinal, meskipun ia disebutkan di antara pemain pengganti.

“AC menyala sepanjang waktu dan kami memiliki beberapa kasus gejala mirip flu, tetapi kami akan berusaha untuk menghindari penyebarannya,” kata Deschamps

 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular