Presiden FIFA: Stadion Indonesia Sebuah “Tragedi Melampaui Pemahaman”

Sedikitnya 174 orang tewas setelah berdesak desakan dan kesulitan bernafas akibat choas gas air mata di Stadion Kanjuruhan di Indonesia.

Kematian sedikitnya 174 orang dalam stadion Kanjuruhan Malang di Indonesia “adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman”, kata presiden FIFA Gianni Infantino

Berita Dunia, Dilansir dihalaman NDTV.com, Kematian sedikitnya 174 orang dalam stadion Kanjuruhan,Malanh di Indonesia “adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan tragedi di luar pemahaman”, kata presiden FIFA Gianni Infantino pada hari Minggu.

Tragedi Sabtu malam di kota Malang yang juga menyebabkan 180 orang luka-luka ini merupakan salah satu bencana stadion olahraga paling mematikan di dunia.

“Dunia sepak bola sedang shock menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan,” kata Infantino.

Baca Juga :  Tim Gabungan BNNP dan Bea Cukai Ungkap 10 Kg Ganja Kering Asal Medan

“Semua pikiran dan doa kami bersama para korban, mereka yang terluka, bersama dengan rakyat Republik Indonesia.”

Di Spanyol, La Liga dan federasi sepak bola Spanyol mengumumkan akan mengheningkan cipta selama satu menit sebelum pertandingan sisa akhir pekan di dua divisi teratas.

Serie A Italia mentweet simpati mereka.

“Kami menyampaikan belasungkawa dan perhatian kami kepada para korban, keluarga, dan semua orang yang terkena dampak tragedi di Malang, Indonesia,” kata akun resmi Lega Serie A.