29 C
Denpasar
25/02/2021, 10:45 AM
Beranda Bali Badung Presiden John F. Kennedy, Jadi Inspirasi Winasa Kembangkan Kewirausahaan

Presiden John F. Kennedy, Jadi Inspirasi Winasa Kembangkan Kewirausahaan

BADUNG, balipuspanews.com – Mantan presiden AS Jhon F. Kennedy menjadi inspirasi bagi I Wayan Winasa, pematung asal Banjar Purwakerta, Desa Gerih, Kecamatan Abiansemal, Badung untuk mengembangkan usahanya.

Winasa yang mengagumi presiden ke empat Paman Sam ini sering membaca buku sang presiden sehingga ada hal positif yang melecut dirinya dalam mengembangkan kewirausahaan.

Dalam buku tersebut, Kennedy menyebutkan, bagi yang ingin sukses di dunia bisnis hendaknya jangan pernah menggantungkan harapan sepenuhnya kepada negara. Hendaknya, kata Kennedy yang disampaikan Winasa, harus berusaha sendiri dan berani keluar dari zona nyaman, serta apapun yang ingin dicapai harus diyakini, optimis, dan dikerjakan, sehingga impian bisa terwujud.

Berbekal dari pelajaran tersebut, bapak tiga anak ini berkeyakinan untuk mulai berwirausaha secara mandiri. Sebelum mengawali bisnis mematung ini, ia juga mendapatkan dorongan dari seorang kakeknya yang juga seorang seniman ukir yang memiliki karya yang berkualitas pada eranya.

Terbersit dari dua dorongan sang kakek dan buku dari seorang tokoh dunia tersebut, Winasa terbakar oleh kobaran api semangat untuk memulai menekuni dunia patung dengan khas gaya ukiran klasik ala Bali pada tahun 1978.

Menariknya, Pria kelahiran 1962 ini memulai kiprahnya dalam seni patung ini sejak dirinya masih sekolah duduk di bangku SMP. Kendati, tidak mengenyam pendidikan formal dibidang seni, namun berbekal belajar secara otodidak ia mampu melahirkan karya yang ikonik dan berkarakter.

Seiring berjalannnya waktu, dengan berkembangna pariwisata di Pulau Dewata ini, karya pria kalem ini mulai dilirik oleh pasar, baik pasar lokal, domestik, hingga mancanegara.

“ Karya patung yang saya hasilkan sudah menembus pasar Amerika, Jepang, China, Eropa,” cetus Winasa kalem.

Kepada balipuspanews.com, Minggu (24/01/2021), Winasa mengaku, karya yang ia kerjakan dengan karyawannya mampu terjual hingga ratusan patung per bulan dan aneka jenis bentuk dan ukuran.

Dia pun tidak mematok dengan harga yang tinggi untuk sebuah karyanya. Ia menyesuaikan dengan budget yang dimiliki pembeli sehingga kendati memiliki uang yang relatif kecil bisa membawa pulang karya Winasa sebagai pajangan.

“ Karya yang ada disini saya banderol mulai harga terendah mulai 100 ribu hingga 4 juta. Ukuran dan kerumitan mempengaruhi tingginya harga patung,” jelasnya.

Tak terhitung berapa jenis produk yang ia lahirkan, kisaran seratus lebih aneka patung dan pot hias yang dilahirkan tersebar di seantero dunia yang menghiasi sudut ruangan hingga jantung kota pernah dipercayakan terhadap dirinya.

Tak hanya patung dan pot, sebuah pelinggih juga ia garap dengan karya khas seorang Winasa dengan ukiran klasik tidak terlepas dari pakem ukiran Bali yang ada.

“ Untuk patung yang laku dipasaran dan banyak peminatnya yaitu patung leko, oleg, beayut. Sedangkan untuk pot dengan hiasan motif lotus sangat digemari pembeli. Sementara untuk pelinggih dengan dua motif yaitu Padma dan Tugun Karang,” bebernya.

Bagaiman kondisi produksi hingga penjualan saat Covid-19 ini?

Kata Winasa, tentu dampaknya sangat terasa sekali. Namun, ia tetap berproduksi untuk barang stok dan menciptakan karya dengan kwalitas tinggi. Kesempatan ini dijadikan untuk menambah koleksi dan melahirkan karya-karya anyar untuk dipasarkan nanti setelah wabah global ini usai.

“ Kendala pasti ada. Untuk modal, kami sudah mulai ngos-ngosan. Kalau tidak berproduksi kasihan karyawan tidak ada kerjaan. Pandemi ini sangat mengajarkan kita untuk hidup sederhana, pandemi mengajarkan kita untuk pintar mengelola keuangan,” katanya.

“ Kalau dulu kita dengan penghasilan banyak, tentu keinginan yang kita penuhi bukan kebutuhan. Kalau sekarang kita memenuhi keinginan tentu tidak bisa. Kita diajarkan pandai mengelola penghasilan selama berproduksi,” sambung Winasa.

Ia menuturkan, untuk satu ukuran patung setinggi 1 meter dengan diameter 50 centi meter, dapat dikerjakan dengan membutuhkan waktu mencapai satu pekan lamanya.

Tahap pengerjaannya, diawali dengan cor serpihan bahan pokok paras dengan semen selama satu hari, selanjutnya sesudah kering dilanjutkan dengan proses makal atau pembentukan rupa, setelah itu baru dilanjutkan dengan mengukir dengan memakan waktu kurang lebih empat hingga lima hari. Setelah proses ukir selesai dilanjutkan dengan finishing dengan pewarnaan yang sesuai.

Dibalik kesuksesannya menghasilkan karya-karya patung yang berkualitas ini, Winasa juga berhasil melahirkan wirausaha-wirausaha yang pernah mengenyam pekerjaan ditempatnya.

Kendati banyak saingan dari mantan anak buahnya, ia merasa bangga mampu melahirkan seniman-seniman baru yang mampu merekrut tenaga kerja di Desa.

“ Kami bangga anak buah kami bisa berdikari sendiri.Ia mampu menghidupi keluarga hingga mencetak lapangan pekerjaan baru. Kami sama sekali tidak merasa tersaingi,” ungkap pria berambut panjang dengan penampilan seadanya.

Selain bangga dengan banyak lahirnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah, (UMKM) lewat karya-karya yang dihasilkan Winasa, ini mampu membawa nama baik Desa Gerih.

Dulunya Desa gerih sendiri asing di telinga masyarakat, kini masyarakat Bali khususnya, dan masyarakat luar mengagumi dan mengincar karya khas Winasa.

Penulis : Nengah Budiarta

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of