Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M. Si.
Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M. Si.

DENPASAR, balipuspanews.com – Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI ) Bali meminta masyarakat agar menunggu keputusan paruman Madya membahas Sipeng Eka Brata Desa Adat pada hari Rabu (8/4/2020).

“Keputusan tergantung benjang atau keputusan tergantung besok,” kata Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M. Si.

Yang jelas pihaknya sebagai OHDI tetap menjalankan Swadarma dan mendengarkan aspirasi yang ada
Untuk itulah dilakukan parumana.
agar keputusannya bersama serta mendengarkan aspirasi dari berbagai pihak.

“Yang jelas ada sastranya,” ucapnya.

Sebelumnya untuk memastikan perencanaan Nyepi 3 hari, Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali akan menggelar paruman Madya membahas sipeng eka brata Desa Adat pada hari Rabu (8/4/2020).

Hal ini tertuang dalam surat undangan yang ditandatangi oleh PHDI Bali, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M. Si.

Sementara itu sebelumnya, pernyataan Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet tentang Nyepi 3 hari viral di media sosial.

Dalam kesempatan itu tokoh adat Bali ini menyampaikan akan melaksanakan Nyepi desa adat secara serentak selama 3 hari mulai tanggal 18, 19,20.

Nyepi ini dilaksanakan secara Sekala untuk memutus rantai COVID -19.

Sedangkan secara Niskala menyomiakan atau merubah watak Bhuta Kalla menjadi Dewa.(art/BPN/tim)