Pro dan Kontra Pembangunan, Dewan Bali Usulkan Perda Bangunan Tua

Renovasi bangunan tua
Renovasi bangunan tua

DENPASAR, balipuspanews. com- Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta mengusulkan Peraturan Daerah bangunan tua guna melestarikan nilai arkeologi.

“Seni arsitektur juga menandakan kehebatan tokoh undagi saat itu,” kata Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta, SH.

Ia mengatakan dalam bangunan tua banyak hal melekat mulai dari nilai sejarah. Nilai heroik dan semangat ngayah

” Bangunan itu jaman dulu kan semuanya dibuat dengan gotong royong dan ngayah, disamping pengetahuan akreologi sebab bentuk lukisan dan pahatan menandakan jaman,” ujarnya.

Ia memberikan Bale Kukul di Banjar Kebalian Desa Sukawati dan adalah Bale Kulkul di Pura Desa, Desa Adat Guwang.

Dua bangunan ini tidak di bongkar tapi di Restorasi hampir seluruh bangunannya di pasang kembali, jadi membangun tidak harus menghilangkan.

“Saya banyak dapat WA tentang pro kontra pembingkaran pure lla dan dan bangunan tua, mungkin sudah saatnnya DPRD memikirkan perda tentang Bangunan Tua. Agar pembanguna di desa adat tidak sampai menghilangkan sejarah desa itu,” ujarnya.

Dirinya berharap DPRD Bali terpilih baru menyikapi ini.

“Jangan sampai Bali kehilangan salah satu Paradabannya, karena bangunan tuanya dibongkar dan di ganti dengan yang baru,” ucapnya. (art/bpn/tim)