Program Studi (Prodi) Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Program Studi (Prodi) Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi Universitas Dhyana Pura menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat. Universitas Dhyana Pura menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat

Lo, Balipuspanews.com – Program Studi (Prodi) Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi Universitas Dhyana Pura menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat.

Kini digelar Sabtu (14/12) di Tapasya Stroke Center Yayasan Ammaranee , Jl Ratna 11a, Desa Dauh Peken, Tabanan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Prodi Fisioterapi Universitas Dhyana Pura Ir. I Gede Arya Sena, M.kes mengatakan, acara pengabdian masyarakat ini merupakan program rutin yang digelarnya setiap tahun. Pada kegiatannya kali ini, seluruh peserta diajak memahami tentang seputar penyakit stroke.

“Kegiatan ini kami gelar rutin setiap tahun sebagai bentuk tanggungjawab kampus kami kepada masyarakat. Kali ini kegiatan diisi dengan ” membumikan” seputar penyakit stroke,” ungkapnya.

Aryasena yang dikenal dekat dengan kalangan aktivis di Bali ini juga mengatakan bahwa misi kegiatan pengabdian masyarakat yang digelarnya kali ini adalah memberikan edukasi kepada penderita stroke untuk transfer dan ambulasi atau bergerak secara mandiri. Selain juga untuk mengedukasi keluarga pendamping penderita stroke.

Puluhan peserta yang hadir pada kesempatan tersebut kemudian diberikan tiga materi terkait penyakit stroke. Ketiga materi tersebut berupa pengenalan tentang stroke, manajemen antisipasi stroke dan yang terakhir latihan-latihan yang bisa dilakukan di rumah bagi para penderita stroke.

Sementara pemilik Yayasan Ammaranee sekaligus juga pengelola Tapasya Stroke Center Ni Nyoman Titiek Yeniati kepada awak media ini mengatakan telah berdiri sejak tahun 2017. Yayasan ini memiliki misi khusus yakn membantu fisioterapi survivor stroke yang masih berusia produktif terutama dari keluarga tidak mampu untuk bisa mandiri.

“Kami tidak pasang tarif untuk biaya fisioterapi, tetapi hanya dalam bentuk donasi sesuai kemampuan dan kerelaan pasien,” jelasnya.

Diakhir acara, pihak penyelenggara kegiatan juga menyerahkan bantuan berupa sembako. Termasuk juga penyerahan sumbangan minyak hangat produk Prodi Fisioterapi Universitas Dhyana Pura. *BPN/ rah Fisioterapi Dhyana Pura “Bumikan” Penanganan Stroke

TABANAN, balipuspanews.com – Program Studi (Prodi) Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi Universitas Dhyana Pura menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini digelar Sabtu (14/12) di Tapasya Stroke Center Yayasan Ammaranee , Jl Ratna 11a, Desa Dauh Peken, Tabanan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Prodi Fisioterapi Universitas Dhyana Pura Ir. I Gede Arya Sena, M.kes mengatakan, acara pengabdian masyarakat ini merupakan program rutin yang digelarnya setiap tahun. Pada kegiatannya kali ini, seluruh peserta diajak memahami tentang seputar penyakit stroke.

“Kegiatan ini kami gelar rutin setiap tahun sebagai bentuk tanggungjawab kampus kami kepada masyarakat. Kali ini kegiatan diisi dengan ” membumikan” seputar penyakit stroke,” ungkapnya.

Aryasena yang dikenal dekat dengan kalangan aktivis di Bali ini juga mengatakan bahwa misi kegiatan pengabdian masyarakat yang digelarnya kali ini adalah memberikan edukasi kepada penderita stroke untuk transfer dan ambulasi atau bergerak secara mandiri. Selain juga untuk mengedukasi keluarga pendamping penderita stroke.

Puluhan peserta yang hadir pada kesempatan tersebut kemudian diberikan tiga materi terkait penyakit stroke. Ketiga materi tersebut berupa pengenalan tentang stroke, manajemen antisipasi stroke dan yang terakhir latihan-latihan yang bisa dilakukan di rumah bagi para penderita stroke.

Sementara pemilik Yayasan Ammaranee sekaligus juga pengelola Tapasya Stroke Center Ni Nyoman Titiek Yeniati kepada awak media ini mengatakan telah berdiri sejak tahun 2017. Yayasan ini memiliki misi khusus yakn membantu fisioterapi survivor stroke yang masih berusia produktif terutama dari keluarga tidak mampu untuk bisa mandiri.

“Kami tidak pasang tarif untuk biaya fisioterapi, tetapi hanya dalam bentuk donasi sesuai kemampuan dan kerelaan pasien,” jelasnya.

Diakhir acara, pihak penyelenggara kegiatan juga menyerahkan bantuan berupa sembako. Termasuk juga penyerahan sumbangan minyak hangat produk Prodi Fisioterapi Universitas Dhyana Pura. (rls/BPN/ rah)