Kamis, Juni 4, 2026
spot_img

Produk-produk Unggulan UMKM Hiasi Pasar Tani di Buleleng

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Sejumlah produk lokal dan olahan unggulan dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Buleleng diberikan ruang untuk dipasarkan dalam kegiatan serangkaian memperingati Hari Krida Pertanian ke-50 yang jatuh pada Selasa 21 Juni 2022 bertempat di Halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Kamis (16/6/2022).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Made Sumiarta mengatakan kegiatan pasar tani adalah salah satu program untuk memfasilitasi, memperkenalkan sekaligus ajang promosi untuk para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Buleleng.

Sehingga bagaimana nantinya produk-produk dan olahan pertanian lokal khususnya di Buleleng bisa dikenal di seluruh Bali maupun di luar Bali.

Selain itu, tujuan lain dari kegiatan ini adalah memberdayakan kelompok tani maupun KWT yang ada di Buleleng hasil binaan Dinas Pertanian maupun Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng yang ada di seluruh kecamatan.

“Seluruh kecamatan kita tampilkan untuk mempromosikan produk-produk lokal dan olahan unggulannya. Di samping itu, pasar tani ini juga menyiapkan sarana dan prasarana upakara serangkaian menyambut Hari Raya Kuningan,” terang Kadis Sumiarta saat ditemui langsung di lokasi.

BACA :  BPR Kanti Tegaskan Transformasi Menuju Community Bank Lewat Logo dan Budaya Perusahaan Baru

Kendati masuk kategori produk-produk unggulan soal harga produk, Kadis Sumiarta menyebutkan semuanya sudah disesuaikan dengan harga pasar. bahkan untuk harganya dipastikan sudah di bawah standar tentunya dengan kualitas produk yang baik.

Macam-macam produk unggulan dan olahan pertanian yang dijajakan di antaranya ada buah jeruk keprok dan mangga amplem sari dari Kecamatan Tejakula, bekul apel dari Kecamatan Banjar dan produk lainnya.

Disamping itu dirinya akan mengupayakan untuk menggelar kegiatan seperti ini secara gebyar. Sehingga bisa menampung lebih banyak KWT dan Kelompok binaan untuk mempromosikan produk dan olahan pertaniannya.

“Jangan sampai ada image harga di pasaran sama saja dengan harga pasar di sini,” singkat Sumiarta.

Disisi lain, salah satu pengunjung dari Kota Singaraja bernama Agung Hartiti menyambut baik adanya pasar tani ini. Hartiti mengaku sangat suka menggunakan buah-buah lokal dalam berbagai kegiatan dan kebetulan ada banyak dijajakan disini.

“Saya sangat senang dengan buah lokal khususnya untuk upacara ya. Di samping harganya lebih murah dan terjangkau tentunya. Kalau ada pasar seperti sekarang ini harganya bisa lebih disesuaikan,” ungkap Hartati.

BACA :  Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno VIII, Pemkab Tabanan Tegaskan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular