Produk UMKM di Buleleng Didorong Tembus Pasar Ekspor, Pelatihan Kewirausahaan Digelar

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini saat membuka Pelatihan Kewirausahaan di Hotel Aneka Lovina, Singaraja
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini saat membuka Pelatihan Kewirausahaan di Hotel Aneka Lovina, Singaraja

BULELENG, balipuspanews.com – Produk-produk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus mendapat peningkatan agar bisa menembus pasar ekspor.

Guna meningkatkan hal itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdagperinkop UKM) Buleleng secara rutin menyelenggarakan pelatihan secara rutin. Kali ini penyelenggaraan dilakukan Hotel Aneka Lovina, Singaraja, Selasa (24/11/2020).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini mengungkapkan bahwa banyaknya UMKM harus pula didukung dengan peningkatan kualitas dari produk-produk yang dihasilkan, dengan begitu Pemkab Buleleng terus mengupayakan hal tersebut guna mendorong pelaku UMKM untuk bisa menembus pasar Ekspor.

“Agar produk yang dihasilkan lebih berkualitas dan dapat memenuhi kebutuhan pasar ekspor,” ungkapnya.

Rousmini juga menjelaskan salah satu upaya yang dilakukan adalah menyelenggarakan pelatihan secara rutin. Pelatihan yang berkesinambungan digelar oleh Disdagperinkop UKM Buleleng.

Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mendorong para pelaku UMKM yang ada di Buleleng memasarkan hasil produknya hingga menembus pasar ekspor. Selain itu, pelaku UMKM diajak untuk bangkit di masa pandemi covid-19 ini.

“Peningkatan pertumbuhan ekonomi berawal dari UMKM ini. Oleh karena itu, pemerintah memberdayakan dan memberikan penguatan melalui pelatihan ini,” jelasnya.

Nantinya melalui pelatihan ini tentunya akan ada inovasi-inovasi maupun kreasi produk dari para pelaku UMKM yang bisa disharing.

Untuk mewujudkan itu semua maka Disdagperinkop UKM menggelar pelatihan ini dengan mendatangkan narasumber yang memiliki kompetensi yang luar biasa. Narasumber tersebut juga memiliki keahlian di bidangnya.

“Pada pelatihan ini para pelaku UMKM akan dilatih mulai dari cara mengemas produk hingga cara pemasarannya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng Dewa Made Sudiarta mengatakan melalui pelatihan ini para pelaku UMKM yang ada di Buleleng diharapkan bisa tetap tangguh di masa pandemi. Sekaligus berdaya saing dan mandiri dalam melaksanakan aktivitas usahanya. Bahkan perluasan jangkauan penjualan produk juga diajarkan.

“Lewat pembuatan katalog produk yang kemudian dipromosikan melalui wadah platform online,” singkatnya.

Sehingga nantinya pihaknya berharap besar melalui pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan ke pasar ekspor, semua pelaku UMKM akan diberikan berbagai pengalaman praktik eskpor. Pengalaman tersebut akan diberikan oleh narasumber secara komprehensif. Sehingga para pelaku UMKM Buleleng dapat melihat peluang pasar ekspor.

“Jadi pasar bukan hanya domestik saja akan tetapi juga pasar-pasar luar negeri. Sehingga produk-produk yang dihasilkan dari para pelaku UMKM Buleleng dapat mengenal pasar ekspor,” tutupnya.

Pelatihan kewirausahaan ini digelar selama tiga hari mulai dengan hari Selasa, 24 November 2020 hingga hari Kamis, 26 November 2020. Pelatihan ini mengambil tema “UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Ekspor Guna Mendukung The Spirit Of Sobean” dan diikuti sebanyak 30 pelaku UMKM Buleleng.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan