Rabu, April 17, 2024
BerandaBangliProgram JKN Legakan Keluarga Sri Dalam Mengakses Pengobatan

Program JKN Legakan Keluarga Sri Dalam Mengakses Pengobatan

BANGLI, balipuspanews.com– Ni Luh Sri Narayanti,25, menyampaikan rasa syukurnya dengan terdaftarnya sebagai peserta Jamian Kesehatan Nasional (JKN) yang didapat dari Pemerintah Kabupaten Bangli. Meski kepesertaan JKNnya di kelas 3, tetapi manfaat yang sudah didapat begitu besar. Dirinya menceritakan setelah setelah baru saja menggunakan kartu kepesertaan JKNnya untuk menjalani pengobatan di RSU Bangli Medika Canti (BMC) akibat dipatuk ular.

Kejadiannya berawal ketika anaknya mengalami demam, Sri bermaksud keluar untuk membelikan anaknya obat. Namun nahas, ketika baru menginjakkan kaki setelah membuka pintu kamar ia tidak sengaja menginjak ular yang memang tidak terlihat akibat ia buru-buru dan kondisi saat itu sudah petang.

Ia bahkan tidak tahu bahwa kakinya sempat dipatuk ular. Selang beberapa saat kemudian ia merasakan sakit dan terdapat darah yang keluar dari bekas patukan ular tersebut. Ia sempat melakukan pengobatan awal dengan mengkompres kakinya dengan air hangat, tetapi karena tambah membengkak, Sri bersama suaminya kemudian langsung menuju UGD rumah sakit.

“Saya hanya sempat melihat warna ularnya yaitu coklat, bahkan saya hanya merasa menginjak saja dan tidak merasa dipatuk karena kaget dan ularnya juga langsung lari, karena takut itu ular berbisa akhirnya saya langsung periksa ke UGD, setelah menjalani pemeriksaan dan observasi dari dokter selama kurang lebih dua jam, diputuskan saya harus menjalani rawat inap dan diberikan suntikan tetanus,” ungkap Sri.

BACA :  Tungku Api Lupa Dimatikan dan Ditinggal Halal Bihalal, Dapur Warga Banjar Tengah Terbakar

Ia menjalani rawat inap selama tiga hari dua malam. Selama menjalani pengobatan tersebut, semua pembiayaan dijamin oleh Program JKN. Suami Sri yang saat itu menemainya menyatakan jika ia dimintai kartu kepesertaan JKN sang istri oleh petugas loket pendaftaran di rumah sakit untuk menentukan penjamin pengobatan. Dengan telah terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), tanpa berlama-lama, petugas rumah sakit langsung menginfokan jika Sri akan dijamin oleh JKN.

Sri mengaku sudah cukup berpengalaman menggunakan JKN, karena keluarganya cukup sering memanfaatkan untuk berobat. Kedua anaknya yang lahir melalui operasi juga mengandalkan JKN. Hal ini tentunya sangat membantu keluarganya, mengingat kondisi ekonominya yang mungkin saja terdampak tidak baik jika harus mengeluarkan pembiayaan pengobatan sendiri.

“Tentu saja merasa sangat terbantu dengan mempunyai KIS ini, jika tidak punya ini entah berapa biaya yang harus kami keluarkan untuk membayar biaya pengobatan sendiri, seperti teman saya yang melahirkan sebagai pasien umum harus membayar belasan juta, sedangkan saya hanya berbekal KIS tidak kena biaya sama sekali,” tuturnya.

BACA :  Pj Bupati Jendrika bersama Ketua Dewan AA. Gde Anom Tinjau Kebakaran Rumah Kost di Jalan Puputan Klungkung

Sri yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini memang memiliki JKN sejak ia lajang. Setelah menikah, kepesertaannya masih tetap aktif karena ia tidak menikah keluar kabupaten. Jadi ia hanya melakukan perubahan data terhadap status dan alamat barunya.

Suaminya yang berprofesi sebagai bengkel sebelumnya tidak memiliki JKN, ia kemudian mendaftarkan suaminya melalui desa untuk diteruskan ke dinas sosial. Sementara kedua anaknya telah didaftarkan oleh rumah sakit begitu lahir.

Sangat penting baginya sekeluarga untuk memiliki JKN. Ia sangat bersyukur dan senang akan pelayanan yang telah ia rasakan, ia mendapati layanan JKN saat ini sudah sangat mudah, tidak berbelit-belit, dan penuturannya menunjukkan jika layanan yang diterimanya sudah sesuai dengan harapannya.

“Memiliki JKN, kami merasa lega, prosedurnya juga sangat mudah, saat di rumah sakit saya tidak merasakan perbedaan dengan pasien lainnya, kami mendapatkan mendapatkan keramahan dan layanan yang sama, saat ini kami hanya berharap Program JKN dapat berlangsung seterusnya, khususnya bagi peserta seperti kami yang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah pas,” tutup Sri. (adv)

BACA :  Tabrak Truk yang Sedang Parkir, Pemotor Suzuki Tewas Kecelakaan

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular