MCS yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Klungkung
MCS yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Klungkung

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Penyesuaian iuran program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) benar-benar membuat BPJS Kesehatan sibuk untuk melayani peserta JKN-KIS yang membutuhkan informasi terkait hal tersebut, namun berbagai inovasi program yang dibuat BPJS Kesehatan ternyata sangat dirasakan bermanfaat oleh masyarakat.

Salah satu program tersebut adalah Mobile Customer Service (MCS), selain juga terdapat program lainnya yaitu BPJS Perubahan Kelas Tidak Sulit (BPJS Praktis), BPJS Siap Membantu (BPJS Satu).

Khusus untuk MCS, BPJS Kesehatan dengan menggunakan mobil yang dilengkapi dengan alat-alat elektronik seperti Laptop, printer dan alat-alat penunjang lainnya hadir di tempat-tempat keramaian seperti misalnya alun-alun, pasar, balai banjar, kantor desa, atau tempat lainnya yang menjadi pusat keramaian masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Klungkung, petugas BPJS Kesehatan nampak sibuk melayani peserta di 4 Kabupaten wilayah kerjanya yaitu Klungkung, Gianyar, Bangli dan Karangasem secara terjadwal.

MCS yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Klungkung biasanya menyasar balai banjar dan Kantor desa melalui kerja sama dengan pihak desa, seperti yang dilakukan di Desa Bambang Bangli hingga di Desa Suwat Gianyar (03/01).

Masyarakat yang dihadirkan langsung oleh aparat desa setempat tampak sangat antusias memanfaatkan kehadiran MCS ini. Mereka kebanyakan mengurus terkait kepesertaan, seperti pencetakan kartu, perubahan data, perubahan kelas, iuran hingga infirmasi-informasi penting lainnya.

Kepala Desa Bangbang, Pande Pandu Winata (35), yang hadir langsung saat MCS di Desa Bangbang menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakatnya, hal itu ia sampaikan karena menyaksikan langsung bagaimana antusiasme masyarakat menyambut kahdiran MCS ini untuk melakukan berbagai urusan JKN-KIS dengan membawa kelengkapan yang sebelumnya telah ia informasikan kepada masyarakatnya.

“Masyarakat kami sangat merasa terbantu dengan adanya MCS ini, bagaimana tidak, mereka yang menghabiskan waktunya untuk bekerja pastinya perlu mengatur waktu untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan sehingga urusannya akan tertunda, tetapi dengan MCS ini, urusan mereka dapat segera diselesaikan, saya bahkan ingin mengundang BPJS Kesehatan lagi dikesempatan berikutnya untuk MCS disini,” ungkap Pandu.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta (30), I Gusti Ayu Kadek Tutik Agustyari yang bertanggungjawab langsung terhadap kegiatan MCS menyampaikan bahwa kegiatan ini memang telah rutin sebelumnya dilaksanakan, namun setelah melihat respon masyarakat dan dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden No. 75 tahun 2019 yang mengatur tentang Penyesuaian Iuran maka program ini lebih diintensifkan dengan jadwal hampir setiap hari.

“kami ingin informasi dan segala urusan tentang JKN-KIS lebih cepat dapat sampai dan dirasakan masyarakat, kami rasa masyarakat juga ingin demikian, untuk itulah kami juga aktif berkomunikasi dengan pihak desa untuk lebih sering melaksanakan MCS ini sesuai kebutuhan desa, apalagi dengan adanya penyesuaian iuran ini tentu masyarakat harus segera mendapatkan informasi-informasi penting tentang hal itu, dan kami siap untuk membantu masyakarat melalui program MCS ini, “ jelas Tutik, sapaan akrabnya. (rls/BPN/tim)

Facebook Comments