Senin, Oktober 26, 2020
Beranda Bali Badung Program Pembinaan Lingkungan Hidup Kodim 1611/Badung, Wabup Suiasa Serahkan Tong Sampah Kepada...

Program Pembinaan Lingkungan Hidup Kodim 1611/Badung, Wabup Suiasa Serahkan Tong Sampah Kepada Dandim

BADUNG, balipuspanews.com – Serangkaian acara Program Pembinaan Lingkungan Hidup Kodim 1611/Badung Tahun 2020, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan tong sampah kepada Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Made Alit Yudana. Acara yang mengambil tema “Bersama Lestarikan Bumi Indonesia Demi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa” ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan bertempat di Markas Kodim 1611/Badung, Jumat (18/9).

Turut juga hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung I Wayan Puja beserta jajaranya, Kasdim 1611/Badung Letkol Inf I Gusti Ngurah Wilantara, Pabung (Perwira Penghubung) Letkol Inf I Dewa Darmada, Pasi Ter Mayor Inf. I Made Mustika, para Danramil, dan Babinsa di lingkungan Kodim 161/Badung.

Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan selaku Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi yang sedalam-dalamnya atas terlaksananya sinergitas yang baik antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan jajaran Kodim 1611/Badung terutama dalam program lingkungan hidup bahkan diharapkan agar lebih ditingkatkan dalam segala  bidang.

“Kami sangat berharap agar ada gerakan bersama antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan jajaran Kodim ini secara terus menerus tanpa henti. Mari kita gerakkan, kita tumbuhkembangkan kesadaran masyarakat secara bersama-sama untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ajaknya.

Lebih lanjut dikatakan Pemerintah Kabupaten Badung telah melakukan kebijakan-kebijakan strategis dengan melakukan inovasi -inovasi  dan bahkan dari beberapa inovasi yang dilakukan telah mendapatkan penghargaan TOP 99 dan TOP 45 dari pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB diantaranya aplikasi Fish Go dan Batik (Badung Anti Kantong Plastik) dan berhak  mewakili Indonesia ke UNPSA (United Nation Public Service Award).

“Ini tentu berkat kerja sama kita di jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dan terus melakukan pembinaan kepada masyarakat agar rajin untuk memilah sampah dengan baik,” katanya.

Wabup Suiasa juga menambahkan Pemkab Badung di Tahun 2020 sudah menganggarkan seluruh desa untuk membangun TPS 3R , namun mengingat kondisi Covid-19 sehingga anggaran ditunda namun di beberapa desa sudah bisa terlaksana. Tapi untuk desa  yang belum pihaknya berharap  nanti dianggarkan pada tahun 2021.

“Kepada jajaran Kodim 1611/Badung, Bapak Dandim, Bapak Danramil, Bapak  Babinsa, mohon juga didorong perbekel dan lurah kami agar semangat untuk membentuk TPS 3R serta mau dan sadar untuk kita ajak bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ajaknya.

Sementara itu Dandim/1611 Badung Kolonel Inf. I Made Alit Yudana dalam sambutannya mengatakan program pembinaan lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh satuan Kodim 1611/Badung merupakan wujud kepedulian dan kesungguhan untuk ikut bersama-sama Pemerintah Daerah berperan aktif dalam mewujudkan kehidupan yang adil dan makmur bagi rakyat tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan hidup sesuai dengan program pembangunan berkelanjutan dengan konsep pembangunan berwawasan lingkungan.

Pihaknya beserta jajaran juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Badung dalam hal ini Wakil Bupati atas bantuan tong sampah yang diberikan dalam rangka untuk menjaga kebersihan lingkungan. Karena dengan lingkungan yang bersih, kelestarian alam tetap terjaga sehingga Bali menjadi bersih dan asri.

Penulis : Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of