22/09/2020, 12:40 AM
Beranda Bali Jembrana Provinsi Belum Tambah Petugas Kesehatan di Gilimanuk

Provinsi Belum Tambah Petugas Kesehatan di Gilimanuk

GILIMANUK, balipuspanews.com – Janji Pemrov Bali untuk membantu tenaga kesehatan guna mempercepat pemeriksaan kesehatan dan rapid tes di Gilimanuk belum terealisasi. Sehingga petugas kesehatan masih tetap masing-masing dua orang di tempat rapid tes untuk orang yang masuk Bali.

Pada rapar koordionasi beberapa hari lalu, sekda provinsi Bali Dewa Made Indra, menyamapikan kalau Dinas kesehatan Pemprov akan membantu petugas kesehatan di Gilimanuk.

Tambahan Tenaga kesehatan itu sebnyak 5 orang terutama untuk hari Sabtu dan Minggu. Namun hingga Santu (30/5) belum janji penambahan tenaga kesehatan dari Pemrov Bali itu belum terealisasi.

Sehingga yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan rapid tes di Gilimanuk masih tetap petugas kesehatan dari Jembrana. Dengan minimnya petugas kesehatan itu maka saat orang yang masuk Bali ramai, mereka cukup kewalahan.

Sehingga untuk memperlancar pemeriksaan, petugas kepolisian maupun instansi lainnya yang tergabung dalam tim terpaksa ikut membantu menulis data yang akan dirapid tes.

Bupati Jembrana I Putu Artha, ketika dikonfirmasi membenarkan kalau penambahan petugas kesehatan dari provinsi belum dilakukan.

“Kita sudah mohon tetapi belum terealisasi. Mudah -mudahan segera terealisasi. Sehingga jika yang datang banyak pemeriksaanya bisa lebih cepat,” ujarnya.

Meski belum mendapat tambahan tenaga kesehatan dari provinsi, namun gugus tugas Jembrana tetap berupaya melakukan pemeriksaan dengan maksimal.

Caranya dengan memfokuskan tenaga kesehatan untuk memeriksa kesehatan atau melakukan rapid tes. Untuk yang mengisi data bagi yang dirapid tes dibantu oleh petugas dari kepolisian, Satpol PP atau BPBD.

“Untuk mengisi data tidak perlu keahlian khusus, yang penting bisa membaca dan menulis. Namun mereka tetap menjaga kemanan diri dengan memakai masker, sarung tangan serta pelindung wajah. Sehingga petugas kesehatan bisa maksimal dalam melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Selain itu, pemkab Jembrana juga berkoordonasi dengan rumah sakit swasta agar membantu petugas kesehtan dan bantuan itu sudah diberikan.

“Yang perlu diantisipasi jika yang datang membludak. Agar tidak menumpuk maka kita minta jadwal kapal bisa diatur. Setelah selesai melakukan pemeriksaan baru kapal lain sandar. Petugas juga sudah saling bantu sehingga pemeriksaan bisa lancar,” pungkasnya

Penulis/editor : Anom/Artayasa

- Advertisement -

Sepintas Seperti WNA Mayat Tanpa Identitas, Gegerkan Warga Desa Penuktukan

BULELENG, balipuspanews.com - Penemuan sosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di Pantai Palisan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula sekitar pukul 06.00 Wita oleh seorang warga...

Turis Wanita Asal Ukraina Dijambret di Jalan Raya Semer, Pelaku Masih Dikejar Polisi

KUTA UTARA, balipuspanews.com - Usai galungan, jambret kembali beraksi. Kali ini menimpa seorang turis wanita asal Ukraina, berinisial DB. Korban terjatuh dan luka-luka setelah...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play