Joged Massal Tutup Festival jegog

NEGARA,balipuspanews.com -Anjungan Cerdas Jalan Nasional (AJCN) Rambut Siwi, Kamis (5/12) malam benar-benar riuh oleh suara jegog. Puluhan sekaa jegog yang ikut festival jegog beradu kekeuatan memukul gamelam jegog namun tetap harus berirama.

Jegog mebarung yang sekaligus mengiringi joged serta ngibing masal,itu merupakan rangkaian penututup festival Jegog yang dihadiri oleh Bupati Jembrana I Putu Artha dan istri, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan istri Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok beserta ibu, Ketua DPRD.Kab. Jembrana Sri Sutarmi SH beserta anggota Dewan, Forkopimda Jembrana, Sekda Jembrana,Para Staf Ahli Bupati Jembrana, Para Asisten Sekda Kab. Jembrana, Pimpinan OPD Jembrana, Camat, Kapolsek Mendoyo Kompol I Made Karsa, Tamu Asing, Tokoh Budaya, Seniman Jegog.

Penutupan Festival Jegog ini, diisi dengan menampilkan tarian jejangeran kreasi yowana kanti dari SMAN 1 Pekutatan. Kemudian 77 sekaa jegog dari seluruh Jembrana bersama-sama menunjukan kekuatanya menambuh gamelan yang terbuat dari bambu itu. Jegog mebarung itu juga mengiringi pementasan jogged fam ngibing massal dengan jumlah penari 25 orang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Jembrana, I Nengah Alit mengatakan penutupan festival jegog diisi dengan jegog mebarung masal dengan tujuan untuk pelestarian seni jegog sekaligus memotivasi para seke jegog untuk membangkitkan gairah berkesenian.

“Animo masyarakat yang datang untuk menyaksikan festival jegog ini sangat tinggi dan didukung gairah berkesenian serta fasilitas anjungan cerdas yang mendukung untuk terselenggaranya festival jegog kedepan, “ paparnya.

Bupati Jembrana I Putu Artha berharap melalui Festival Jegog  mampu  melestarikan salah satu identitas budaya Jembrana sekaligus mengembangkan kreatifitas seniman melalui berbagai garapan komposisi , mendorong tumbuhnya ekonomi budaya sekaligus sebagai tontonan dan tuntunan  bagi generasi muda untuk mencintai kesenian khas daerahnya. “Festival Jegog dapat menjadi event tahunan yang menggelorakan kehidupan budaya serta kepariwisataan di Jembrana. Kita ingin memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus menegaskan bahwa Jembrana adalah pusatnya Jegog,” unkapnya. (nm/bpn/tim)