Jumat, Oktober 30, 2020
Beranda Bali Buleleng Tenaga Harian Lepas Dari DLHK Datangi Kantor Dewan Buleleng Sampaikan Aspirasi

Tenaga Harian Lepas Dari DLHK Datangi Kantor Dewan Buleleng Sampaikan Aspirasi

BULELENG, balipuspanews.com – Ratusan tenaga harian lepas yang merupakan tenaga kerja dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Buleleng mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Buleleng untuk menyampaikan beberapa aspirasi terkait nasib mereka saat ini, Jumat (24/7/2020).

Kehadiran para tenaga kerja tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna,SH yang melaksanakan tatap muka secara langsung di hadapan ratusan tenaga kerja yang hadir.

Salah seorang tenaga kerja bernama Gede Suardika menjelaskan bahwa kedatang para tenaga pengangkut sampah DLHK Buleleng yang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) tidak lain menyampaikan aspirasi terkait nasib para tenaga akibat berkurangnya pendapatan sebagai akibat kebijakan pimpinan yang belum bisa terima.

Pasalnya dari tiga puluh hari kerja dalam sebulan kini setiap orang diharuskan libur selama dua hari, sehingga dengan kebijakan tersebut otomatis nantinya akan menguranggi penghasilan, sebab sistemnya jika diliburkan otomatis setiap pekerja tidak dibayar.

“Kebijakan dua hari libur dari pimpinan, kami sangat merasakan sekali dampaknya yaitu terutama dari pendapatan kami nantinya jadi berkurang,” ujarnya.

Lanjut Suardika rata rata penghasilan yang diterima masing masing dari pendapatan untuk setiap harinya sejumlah Rp. 70 ribu untuk sopir dan Rp. 45 ribu untuk tenaga angkut selama 4 jam kerja. Sehingga totalnya dalam sebulan dengan bekerja penuh akan mendapatkan penghasilan antara Rp. 2,225,000 untuk sopir dan Rp. 1.350,000.

Namun dengan adanya akibat kebijakan yang ada saat ini otomatis penghasilan akan jadi berkurang. Akan tetapi disisi lain pihak tenaga kerja berharap kedepan agar ada semacam jaminan kesehatan khusus untuk para pekerja.

Sebab pekerjaan tersebut sangat beresiko bagi kesehatan serta setiap harinya harus berhadapan langsung dengan sampah yang tentu disamping sebagai sarang penyakit juga ada benda benda berbahaya seperti benda tajam, beracun, dan lainnya.

“Sudah pernah kami sampaikan dalam rapat sekitar Bulan Mei lalu antara para THL ini dengan Dinas Lingkungan Hidup, namun sampai saat ini keluhan mereka belum dapatkan solusi,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna, SH menegaskan akan segera melakukan langkah koordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait untuk membahas permasalahan permasalahan yang dihadapi oleh para pekerja kebersihan. Sebab nantinya agar ada kejelasan sekaligus guna mendapatkan solusi yang dapat diterima oleh semua pihak.

“Terkait anggaran kami di DPRD tentu akan memperjuangkan dan mudah mudahan di anggaran perubahan ini kita bisa lakukan. Akan tetapi hal teknis karena itu ranahnya di Dinas, ya kami di Dewan akan memberikan masukan untuk langkah perbaikan,” singkatnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Bayi Yang Dibuang, Lahir Di Kamar Mandi

NEGARA,balipuspanews.com- Kedua orang tua bayi perempun yang dibuang di bale bengong panti asuhan Giri Asih, Melaya, sudah diamankan polisi. Dari keterangan sementara, bayi hasil hubungan...

Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Di Buleleng, Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka

BULELENG, balipuspanews.com - Proses pengungkapan kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang terjadi pada Minggu (11/10/2020) dan Senin (12/10/2020) di lima tempat berbeda akhirnya...
Member of