Sulinggih muput Puncak Karya Ngusaba Nini di Pura Dasar Buana, Gelgel, dihadiri Ide Dalem Semaraputra
Sulinggih muput Puncak Karya Ngusaba Nini di Pura Dasar Buana, Gelgel, dihadiri Ide Dalem Semaraputra
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Serangkaain pelaksanaan Ngusaba Nini di Pura Dasar Buana, Gelgel, Klungkung merupakan ritual tertua yang berlangsung di Bali. Mengingat Pura Dasar Buana sebagai Pura junjungan Umat Hindu sejebag Bali yang ditunjukkan leluhur  Ide lelangit Mpu Ganha saat mendirikan tempat pemujaan yang tertua yang disebut dengan Pura Dasar Buana.

Ritual tahunan yang diselenggarakan dan dihadiri ribuan umat yang ada di Desa Pekraman Gelgel yang terdiri dari tiga Desa Dinas antara lain Desa Gelgel, Desa Kamasan dan Desa Tojan. Dari tiga Desa Dinas ini yang terdiri dari 28 Banjar yang ada diseluruh Desa Pekraman Gelgel.

Ritual Agung yang diawali dengan pelaksanaan Pemelastian yang diikuti seluruh Ide Betare Dangka yang ada di seluruh Desa Pekraman Gelgel mengikuti iring iringan Ide Betare Pura Dasar Buana pada Jumat (11/10) menuju pantai Segara Watu Klotok.

Selanjutnya bertepatan dengan Purnama Kapat Redite Umanis bertepatan dengan sasih Kapat  Minggu (13/10) berlangsung puncak Karya Ngusaba Nini .

Ditemui disela sela Upakara Penyarikan Bendesa Pekraman Gelgel Mangku Gde Eka Semayaputra menyatakan bersamaan Pelaksanaan Puncak Karya Ngusaba Nini yang dilaksanakan hari Minggu (13/10) ini bersamaan juga digelar Upakara Pewintenan masal dengan peserta calon pinandita dari Seluruh Bali dari umum sebanyak 298 orang dan dari prajuru yang terdiri dari Klian subak, Klian dalem, klian banjar, prajuru desa sebanyak 40 orang dengan total yang ikut pawintenan sebanyak 338 calon pinandita.

“Pelaksanaan Pewintenan yang disebut Pawintenan Samkara Eka Jati ini pesertanya datang dari seluruh umat Hindu yang ada di Bali,” ujar Kepala SMK Kesehatan Panca Atma Jaya ini semangat.

Sementara itu Jro Bendesa Pekraman Gelgel Putu Gde Arimbawa, menambahkan yang muput pelaksanaan Prosesi Puncak Karya Ngusaba Nini di Pura Dasar Buana ini yang Pemuput di mandala utama adalah ide peranda istri Anom keniten dari  gria Dawan klod, Ide Perande Gde Jumpung Putra Keniten dari gria jumpung, Kamasan, dan Ide Peranda Gde Pradnya Putra dari Gria Wanasari, Sidemen, Karangasem. Sedangkan yang muput di madia Mandala di Bale Agung dipuput oleh ide Dalem surya darma sogata dari Puri Klungkung.” Bersamaan dengan Pengusabaan di Utama Mandala seklitar pukul 18.00 wita dilaksanakan upakara metiti mamah serta upakara Petik Rambut bagi yang memiliki anak anak masih balita,” ujarnya seraya menyebutkan pelaksanaan Puncak Karya Ngusa Nini ini juga dihadiri Ide Dalem semaraputra. Menurutnya Ide Betare Pura dasar Buana dan Ide Betare Dangke akan nyejer selama tiga hari sampai upakara mesineb nanti. (Roni/bpn/tim)