Puskeswan Karangasem Catat 109 Sapi Suspek PMK

Puskeswan Karangasem terus melakukan penelusuran menyusul masuknya kasus PMK di Karangasem
Puskeswan Karangasem terus melakukan penelusuran menyusul masuknya kasus PMK di Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com – Pasca dinyatakan positif PMK, kondisi 7 ekor Sapi milik peternak di Karangasem mulai membaik, bahkan sudah mau makan kembali.

Namun demikian, menurut Kepala UPTD Puskeswan Kabupaten Karangasem, Drh. Pande Gede Arya Saputra, pihaknya terus melakukan pemantauan secata intensif untuk mengantisipasi penyebaran PMK semakin meluas.

Bahkan, sesuai dengan SOP pihaknya juga telah melakukan penelusuran dengan radius seluas 10 kilometer dari lokasi ditemukannya kasus ternak Sapi yang dinyatakan positif PMK pertama kali tersebut.

“Kita lakukan penelusuran dengan radius 10 kilometer, dari hasil penelusuran itu kita temukan sebanyak 109 suspek PMK, dengan gejala ringan atau istilahnya OTG pada kasus Covid-19,” ujar Pande Gede Arya kepada media ini, Senin (4/7/2022).

Baca Juga :  Rangsang Generasi Muda Lestarikan Seni dan Budaya Desa Selat Gelar Festival 

Dari masing-masing kasus suspek yang ditemukan setelah melakukan penelusuran dalam radius tersebut, rata-rata sapi yang dianggap suspek PMK ditemukan dengan gejala ringan seperti nafsu makan berkurang hingga gejala air liur yang berlebihan.

“Untuk PMK ini, masa inkubasinya mulai 2 sampai 14 hari baru akan muncul gejalanya,” jelas Saputra.

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka Suryawan