Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Dispendukcapil Badung Gandeng Gojek Permudah Pengurusan Dokumen

Gojek dengan Dispendukcapil Badung mengadakan MoU untuk memudahkan warga Badung mendapat pelayanan administrasi kependudukan dimasa pandemi Covid-19
Gojek dengan Dispendukcapil Badung mengadakan MoU untuk memudahkan warga Badung mendapat pelayanan administrasi kependudukan dimasa pandemi Covid-19

BADUNG, balipuspanews.com – Sejalan dengan upaya pemerintah untuk memitigasi penyebaran pandemi Covid-19 dengan mengurangi interaksi di ruang publik, Pemkab Badung melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) menggandeng Gojek untuk mempermudah masyarakat Kabupaten Badung dalam pengurusan dokumen kependudukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.

Dalam memberikan pelayanan, para mitra Driver Gojek menerapkan prosedur operasional standar (SOP) khusus yang mengedepankan upaya Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan (J3K), serta menggunakan atribut pendukung seperti masker, melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga jarak sedikitnya satu meter dengan orang lain, rajin mencucui tangan (3M) serta selalu melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan.

Head of Government Relations Gojek Bali Nusra Charly Raya, Jumat (20/11/2020) mengatakan, pada prinsipnya, Gojek hadir untuk menyelesaikan friksi kehidupan masyarakat sehari-hari. Apalagi dengan tatanan kehidupan baru, Gojek berharap layanan-layanan yang diberikan dapat diandalkan untuk membantu masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi Pemkab Badung yang telah memberikan kepercayaannya kepada mitra kami untuk dapat membantu pengambilan atau pengiriman dokumen-dokumen penting seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Badung,” tambah Charly.

Kerja sama ini, sambung Charly, memanfaatkan layanan GoSend, solusi pengiriman dan pengantaran barang andalan di aplikasi Gojek untuk membantu penjemputan dan pengantaran dokumen kependudukan warga kepada Disdukcapil.

Mitra driver Gojek akan mengantarkan dokumen dari titik penjemputan di rumah warga atau tempat warga berada (misalkan di kantor) ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Badung untuk diproses.

Jika dokumen kependudukan telah selesai diproses, Dispendukcapil akan menginformasikan ke warga untuk mengambil langsung atau dapat mengirim dokumen tersebut melalui layanan GoSend.

Proses pengambilan maupun pengantaran dokumen di Kantor Dispendukcapil Kab. Badung dilakukan melalui loket pelayanan khusus, sehingga waktu layanan menjadi lebih singkat.

Selain itu, mitra tidak diperbolehkan bertugas ketika suhu badan di atas normal atau sedang sakit. Sejalan dengan penerapan J3K dalam proses pengantaran dan pengambilan barang, Disdukcapil memastikan dokumen sudah terbungkus dalam keadaan aman dan rapi melalui loket pelayanan dan antrian khusus bagi mitra driver.

Dalam kerja sama ini, GoSend dapat menjadi alternatif baru dalam pemanfaatan teknologi untuk pengiriman dokumen kependudukan dan pencatatan sipil sehingga masyarakat dapat mengurangi kontak fisik dan menekan laju penyebaran COVID-19.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kabupaten Badung AA Ngurah Arimbawa mengatakan, sejalan dengan program Pemerintah Kab. Badung dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Pemkot Kabupaten Badung melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyambut baik kerjasama dengan Gojek melalui layanan GoSend.

Lebih lanjut Arimbawa mengatakan lemanfaatan layanan GoSend ini merupakan pengembangan dari aplikasi “AKU DICARI”, yang merupakan kepanjangan dari Administrasi Kependudukan Daftar Sendiri Cetak Sendiri.

Aplikasi “AKU DICARI” memberikan berbagai manfaat, termasuk kemudahan administrasi dengan pengurusan yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja sehingga meminimalisir kontak langsung dan meringankan beban masyarakat yang punya waktu relatif sedikit.

Sedangkan untuk dapat memanfaatkan layanan melalui GoSend ini, masyarakat tinggal mengunjungi web Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Badung yaitu badung.dukcapil.online.

“Layanan pengambilan berkas kependudukan melalui aplikasi Gojek ini merupakan terobosan dari Dinas Dukcapil Badung, setelah sebelumnya menerapkan layanan Aku Sapa (Administrasi Kependudukan Satu Paket) berupa pelayanan administrasi kependudukan dengan satu permohonan masyarakat mendapatkan tiga produk,” jelas Gung Arim.

Di samping prinsip-prinsip keamanan yang telah dijalankan untuk mendukung protokol penyebaran pandemi COVID-19 di atas, Gojek juga telah mengembangkan beberapa inisiatif lainnya seperti pengiriman tanpa kontak fisik langsung (GoFood, GoMart dan GoShop) dengan menambahkan opsi pesan cepat tambahan di fitur chat antara konsumen dan mitra driver sehingga dapat membantu pelanggan dan mitra driver menjaga jarak fisik serta pembayaran tanpa uang tunai melalui GoPay dan Paylater untuk bertransaksi dengan GoFood, GoMart, dan GoShop.

PENULIS : Tim Liputan Covid

EDITOR : Oka Suryawan