komitmen bersama untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan UUD 1945.
komitmen bersama untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan UUD 1945.
sewa motor matic murah dibali

JAKARTA, balipuspanews. com -Sejumlah Ulama dan perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Se DKI Jakarta silaturahmi, sekaligus buka bersama di bulan suci Ramadhan 1440 H yang digawangi oleh Pengurus Wilayah NU DKI Jakarta, Senin (13/5/2019). Mereka komitmen bersama untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan UUD 1945.

Ketua Panitia yang juga Wakil sekretaris PWNU Jakarta Husny Mubarok Amir mengatakan pertemuan tersebut sebuah momentum untuk kembali bersama sesuai temanya, ‘merajut kembali tenunan rasa kebangsaan kita’ pasca Pemilu serentak 2019 dan jelang Pengumuman KPU pada 22 Mei 2019 mendatang.

“Saya yakinkan bulan Romadon ini sebuah momentum untuk kita semua menjalin persaudaraan, menjalin persatuan antar anak bangsa. Maka kita mengajak ormas-ormas yg ada Se propinsi DKI untuk duduk bersama, bertukar pikiran bersama pasca Pilpres 17 April 2019 kemarin,” ucap Husny usai acara tersebut.

Dia menjelaskan adapun ormas yang hadir diantaranya adalah Ketua Tanfizi FPI DKI Jakarta KH Abdul Majid, Perwakilan Majelis Tabligh PW Muhammadiyah DKI Jakarta, Widodo serta perwakilan PGI, KWI, dan ormas Islam lainnya. Pertemuan yang kondusif itu mereka sepakat untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan komitmen keagamaan

“Komitmen kebangsaan itu kita tetap menjaga kedaulatan NKRI, menjaga Pancasila, menjaga Undang-Undang Dasar 45, dan tentunya menjaga kebhinnekaan yang selama ini kita pahami dan kita miliki bersama,” ucapnya.

Lanjut dia, untuk komitmen keagamaan, Indonesia yang mayoritas umat Islam yang terkenal memiliki budaya timur yang santun, damai, selaras dengan perjuangan Rasulullah, dengan perjuangan Islam, yang Islam sebagai agama rahmatan lil alamin, untuk semua bukan hanya untuk kalangan Islam sendiri. Tapi untuk seluruh makhluk manusia.

“Karena komitmen itulah, kita mengajak saudara-saudara kita, pimpinan-pimpinan ormas, tokoh ormas, habaib, ulama, yang kemarin pada Pilpres itu ada di 01 maupun di 02, kita bersama-sama berkomitmen menjaga Jakarta,” ucap dia.

Sementara itu Widodo, perwakilan Majelis Tabligh PW Muhammadiyah DKI Jakarta merasa bersyukur hadir ditengah-tengah acara tersebut. Dia mengaku acara ini adalah suatu hal yang positif, karena itu dia mengajak untuk saling menjaga silaturahim dan merajut kembali silaturahim.

“Kita bersama setelah memang hiruk pikuk suatu pemilu yang diadakan, yang mudah-mudahan nanti pada masa penetapan yang dilakukan oleh KPU, sebagai lembaga berwenang, kita harapkan itu tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan bagi negara kita sehingga apapun hasilnya ya kita harus terima,” ucap Widodo.

Dia menghimbau jika ada Paslon Presiden dan Wakil Presiden ada bentuk suatu ketidakpuasan, dia meminta untuk ditindaklanjuti ke lembaga terkait.

“Dan, diberikan wadah sesuai aturan yang berlaku sehingga seluruhnya bisa legowo terhadap keputusan yang diambil,” tandas Widodo.

Jelang akhir pertemuan itu, ormas, dan lembaga keagamaan menorehkan 5 komitmen bersama, yakni

1. Meneguhkan kembali komitmen keagamaan dan komitmen kebangsaan serta merajut dan merawat kembali Ukhuwah Islamlyah, Ukhuwah Wathoniyah dan Ukhuwah insaniyyah.

2. Menjaga dan ikut bertanggung jawab terciptanya suasana yang aman, sejuk dan damai di ibu kota Jakarta pasca-Pileg dan Pilpres 2019 dengan jujur dan adil.

3. Berkontribusi secara aktif dan partisipatif dalam membangun masyarakat Jakarta yang toleran, sebagai bagian penting dalam pembangunan Indonesia.

4. Menggerakkan kesadaran sejarah bangsa Indonesia tentang peran penting pembangunan jati diri bangsa dan membangun serta menjaga kedaulatan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar 1945.

5. Membangkitkan kesadaran intelektual, kesadaran emosional dan kesadaran spiritual masyarakat Jakarta dalam memenangkan persaingan global dan mengkonstruk peradaban Indonesia dan dunia yang rahmatanlilalamiin.

Adapun ormas dan lembaga keagamaan yang ditorehkan dalam lembaran komitmen tersebut, yakni PWNU DKI Jakarta, PW Muhammadiyah Jakarta, Forum Betawi Rempug, DPD FPI DKI Jakarta, Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI) DKI Jakarta, JIC, DMI Jakarta, KODI Jakarta, PW Persis DKI Jakarta, PW Al Washliyah DKI Jakarta, Pengurus Wilayah Syarikat Islam DKI Jakarta, Majelis Rasulullah, Syamsi Syumus, Laskar Betawi, Pemuda Pancasila DKI Jakarta, Bamus Betawi, Pw Persis DKI Jakarta, Forkabi, PMD Laskar Merah Putih DKI Jakarta, Darul Hasyimi, Al- Muwasholah, Singa Timur, Bang Japar, MATAKIN DKI Jakarta, FK Ulum DKI Jakarta, FSTM Jakarta, Format Fatahillah, PGIW DKI Jakarta, DPD KNPI DKI Jakarta, Himpunan Bina Muallaf Indonesia.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here