Lomba Kendang dibuka secara resmi Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan DPRD Kota Denpasar Komisi 1 Ketut Sujeta Kumara yang ditandai dengan pemukulan kendang.
Lomba Kendang dibuka secara resmi Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan DPRD Kota Denpasar Komisi 1 Ketut Sujeta Kumara yang ditandai dengan pemukulan kendang.
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, Balipuspanews.com -Pemkot Denpasar secara berkesinambungan terus mendorong berbagai kegiatan dalam upaya mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya Bali. Salah satunya adalah Lomba Mekendang Tunggal dan Jauk Manis yang dilaksanakan Sekaa Teruna Suralaga, Banjar Wangaya Klod, Denpasar. Lomba yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 15-16 Agustus ini dalam rangka menyambut HUT ST Suralaga 44 serta  HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74. Kegiatan ini dibuka secara resmi Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan DPRD Kota Denpasar Komisi 1 Ketut Sujeta Kumara yang ditandai dengan pemukulan kendang.

Ketua Panitia, I Made Subawa mengatakan lomba Jauk Manis dan Makendang Tunggal adalah untuk melestarikan kebudayaan Bali serta memberikan wadah kepada seniman muda. Tak hanya di Kota Denpasar, dengan adanya lomba seperti ini bahkan dapat menjadi ajang pertemuan seniman di berbagai kabupaten/kota. “Sebagai ajang silaturahmi sekaligus langkah nyata dalam upaya mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya Bali,” ujar Subawa.

Kegiatan yang merupakan ke dua kalinya,  berlangsung dua hari dari tangal 15 hingga 16 Agustis ini. Untuk jumlah peserta  yang mengikuti lomba Tari Jauk Manis sebanyak 12 orang dan Mekendang Tunggal12 orang. Sehingga lomba tahun ini secara keseluruhan di ikuti 24 orang.

Atas terselenggaranya lomba ini pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar serta semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. “Terlaksana kegiatan ini kami berharap kegiatan ini mampu menjadi kegiatan rutin di Kota Denpasar dalam bidang seni dan budaya,” harapnya.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi semangat ST Suralaga dalam mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya Bali. Melalui lomba Jauk Manis dan Makendang Tunggal diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda dan seniman untuk bersilaturahmi sekaligus unjuk kebolehanya.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, kegiatan ini juga bisa sebagai wadah dalam melestarikan pakem-pakem jauk manis dan makendang tunggal. Hal ini lantaran perkembangan kesenian tentu harus tetap memperhatikan pakem-pakem seni yang ada, sehingga kesenian tersebut tetap metaksu.  “Pemkot Denpasar dalam upaya mewujudkan Denpasar yang berwawasan budaya tentu sangat mendukung berbagai kegiatan seni budaya, termasuk salah satunya lomba Jauk Manis dan Makendang Tunggal ini sebagai upaya melestarikan kesenian dan memberikan dorongan bagi generasi muda untuk berani tampil,’’ ujarnya.

Salah satu peserta  lomba Tari Jauk Manis I Gede Agung Khrisna mengatakan, mengikuti lomba ini sebagai ajang silaturahmi  dan menampilkan keahliannya dalam menari Jauk Manis. Menurutnya dengan dilaksanakan lomba ini para seniman khususnya anak muda bisa menampilkan keahliannya dalam menari maupun bermain kendang.

Tidak hanya itu kegiatan ini juga dijadikan sebagai ajang memperkenalkan kebudayaan Bali dan melestarikan kebudayaan Bali. ‘’Maka dari itu saya harapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan,’’ harapnya, (rls/bpn).