Rai Mantra Buka Porsenijar 2019 PGRI Kota Denpasar

Ajak Generasi Milenial Untuk Terus Berkreativitas dan Berinovasi

Walikota Denpasar IB. Rai Darmawijaya Mantra saat membuka Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) YPLP PGRI Kota Denpasar ke-7, ditandai dengan pemukulan kentungan di GOR Ngurah Rai Denpasar, Jumat, (1/11).
Walikota Denpasar IB. Rai Darmawijaya Mantra saat membuka Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) YPLP PGRI Kota Denpasar ke-7, ditandai dengan pemukulan kentungan di GOR Ngurah Rai Denpasar, Jumat, (1/11).

DENPASAR, Balipuspanews.com -Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) YPLP PGRI Kota Denpasar ke-7 yang dirangkaikan dengan Peringatan HUT ke 74 PGRI resmi dibuka oleh Walikota Denpasar IB. Rai Darmawijaya Mantra, ditandai dengan pemukulan kentungan di GOR Ngurah Rai Denpasar, Jumat, (1/11). Tampak hadir juga dalam kesempatan ini Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gst Ngurah Gede, Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan, Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, I Nengah Madiadnyana dan para guru dan siswa PGRI Kota Denpasar.

Walikota Rai Mantra saat ditemui disela-sela acara mengatakan, Porsenijar PGRI selain mencakup olahraga dan seni, juga dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan kreatifitas dan pembentukan karakter khususnya kepada para siswa yang tergolong generasi millennial. Generasi millennial yang berkualitas dan berkarakter harus dibentuk sejak dini dan guru memiliki peran yang besar dalam hal tersebut.

“Kami berharap sekali para anak-anak agar tidak ada keraguan lagi jika mau bersekolah di PGRI, sebab sekarang ini kualitas siswa PGRI sudah sampai taraf internasional dengan segala macam prestasinya. Serta tata kelola sekolah pun sudah semakin baik, yang mana para guru-guru juga sudah melakukan review dalam hal bisnis proses dengan mengelola SDM siswa-siswa didalam era milinialisasi ini yang tentunya kreativitas dan inovasi sangat penting dalam pendidikan”, tegas Rai Mantra.

Sementara Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar, I Nengah Madiadnyana dalam laporanya mengatakan, Porsenijar yang digelar tahun sudah memasuki tahun ke-tujuh dengan tema tahun ini “Melalui Porsenijar Sekolah PGRI Kota Denpasr, Kita Kembangkan Kreativitas Seni dan Budaya, serta Kita Tumbuhkan Semangat Olahraga dan Solidaritas”. Selama pelaksanaannya, penyempurnaan terus dilakukan dengan melihat perkembangan situasi keolahragaan maupun kesenian yang ada.

Event tahunan yang dikelola oleh YPLP PGRI Kota Denpasar ini dimulai pada 2 November 2019 sampai dengan 16 November 2019 mendatang. Yang di ikuiti 20 sekolah SMP dan SMA/SMK dilingkungan YPLP PGRI Denpasar dengan jumlah atlit dan seniman mencapai 760 orang dengan mempertandingakan cabang seni dan olah raga, untuk di bidang Seni Budaya meliputi, Pidarta Bali, Dharma Wacana, Pidato Bahasa Inggris, Tari Condong, Tari Trunajaya, Sekar Alit, Segar agung, Lagu Pop Bali dan Magender. Sedangkan untuk cabang olahraga meliputi, Senam, Catur, Tenis Meja dan sepak Takraw.

Kepada siswa yang bertanding, diharapkan agar para atlet maupun seniman tidak hanya mencari kemenangan semata saja dengan mengabaikan sportifitas.

“Sportifitas itu sangat penting, karena itu menunjukkan karakter dari siswa yang terdidik dan dapat menerima serta menghargai kelebihan orang lain,” jelas Madiadnyana, (rls/bpn).