Komang Sastrawan diarak keliling Kota Singaraja bersama Bupati Buleleng diikuti  beberapa Pimpinan OPD dan BUMD lingkup Pemkab Buleleng serta anggota Lemkari Dojo Desa Tajun Kecamatan Kubutambahan.
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST memberikan bonus kepada atlit cilik Komang Sastrawan atas medali emas yang di raihnya pada kejuaraan dunia karate tingkat pelajar Belgia open 2018. Tak tanggung-tanggung, bonus dengan total sebesar 57 juta rupiah di serahkan secara simbolis oleh Bupati Suradnyana kepada Komang Sastrawan di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Minggu (2/12).

Selain dari Bupati Buleleng, bonus yang berjumlah total 57 juta rupiah itu terhimpun dari berbagai donatur diantaranya PDAM Buleleng, Bank Buleleng, Bank BPD Bali Cabang Singaraja, KONI Buleleng dan PT. BOS.

Sebelumnya dengan menggunakan mobil klasik VW. Komang Sastrawan diarak keliling Kota Singaraja bersama Bupati Buleleng diikuti  beberapa Pimpinan OPD dan BUMD lingkup Pemkab Buleleng serta anggota Lemkari Dojo Desa Tajun Kecamatan Kubutambahan.

Saat di temui usai menyerahkan Bonus Bupati Suradnyana mengatakan, pemberian bonus kepada atlit berprestasi merupakan salah satu bentuk perhatian dan motifasi dari Pemkab Buleleng kepada para atlit yang membawa nama Buleleng baik di tingkat daerah ataupun tingkat internasional, oleh sebab itu dirinya merasa bangga dan sekaligus memberikan apresiasi atas keberhasilan Komang Sastrawan karena telah mampu meraih medali emas pada kejuaran dunia karate tingkat pelajar.

“Ya tentu saya menyampaikan rasa bangga saya sekaligus memberikan apresiasi yang se tinggi – tingginya kepada Komang Sasrtrawan “ ucapnya.

Imbuh Bupati Suradnyana, Komang Sastrawan sebut dia, merupakan anak petani yang notabene penuh dengan kesederhanaan. Meskipun demikian dengan keyakinan yang tebal Komang Sastrawan mampu meraih medali emas di Belgia Open 2018.

“Ini benar -benar diluar prediksi kita, tapi keyakianan dari Komang sebelum berangkat sama saya bilang saya harus mendapat medali emas, jadi begitu tebal keyakinannya,” imbuhnya.

Menurut Bupati Suradnyana, hal itu tentu memacu semangat para atlit lainnya.

“Saya menyampaikan tadi sama komang karena usia nya sudah 11 tahun, ada peralihan dari anak – anak menuju dewasa saya minta untuk semuanya ikut menjaga agar prestasinya bisa lebih hebat lagi,” imbuhnya.

Sementara, Komang Sastrawan atlit cilik kelahiran Desa Tajun 26 Pebruari 2006 itu mengatakan, selama mengikuti kejuaran di Belgia open 2018. Banyak pengalaman yang di petik untuk di jadikan motifasi, sehingga kedepannya dengan pengalaman tersebut dirinya bisa mempersiapkan  lebih baik lagi pada kejuaran mendatang.

“Astungkara, kedepan saya bisa mewakili di SMA lagi dan bisa membawa nama Buleleng dan provinsi,” singkatnya.

Dalam kesempatan itu, Komang Sastrawan akrab disapa Lolak berpesan kepada teman – temannya agar berlatih lebih giat tekun, sehingga nantinya bisa mengikuti jejaknya sehingga muncul lagi karate cilik yang bisa membanggakan orang tuanya.

Advertisement

Tinggalkan Komentar...