Dalam operasi terazia ribuan botol miras dan tuak berhasil disita
Dalam operasi terazia ribuan botol miras dan tuak berhasil disita

SUMEDANG. Balipuspanews.com. – Operasi cipta kondisi yang digelar sejak sepekan silam di seluruh jajaran kepolisian Polres Sumedang tidak sia – sia. Dalam operasi terazia ribuan botol miras dan tuak berhasil disita, dari beberapa tempat di Sumedang.

Degalarnya operasi cipta kondisi rutin dilaksanakan menjelang bulan suci Rhamadhan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Selain itu salah satu program Polda Jabar, agar di wilayah hukum Polda Jawa Barat bersih dari peredaran narkoba dan minuman keras serta obat – obatan terlarang.

Hal itu dipaparkan oleh Kapolres Sumedang Ajun Komisaris Besar Polisi Hartoyo melalui Wakapolres Sumedang Kompol Sigit Rahayudi kepada wartawan sebelum melakukan pemusnahan ribuan botol miras Minggu (5/5/2019) Mapolres Sumedang.

“Sebanyak 1.998 botol miras dan 145 liter tuak yang akan kami musnahkan hasil razia Cipta Kondisi selama sepekan terkumpul dari jajaran Kepolisian Polres Sumedang” ujar Sigit.

Lebih lanjut Sigit mengatakan, miras hasil razia Cipta Kondisi digelar sebelum bulan Ramadhan 1440 H. Hal itu untuk memberikan rasa aman dan hidmat bagi ummat muslim dalam menjakankan ibadah puasa. Razia minuman keras dan narkoba tetap digelar selama bulan puasa sampai menjelang lebaran.

Sigit pun mengharapkan peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi apabila menemukan atau mengetahui adanya peredaran miras dan penjual bahkan penikmat miras. Segeralah melaporkan ke Polsek setempat, agar petugas cepat bertindak.

Sementara itu menurut salah satu warga Congeang Sumedang Dadang Koswara (43) minta kepada pihak Kepolisian terus menggelar razia miras maupun obat – obatan terlarang. Miras dan Narkoba sudah merusak generasi, dewasa ini penikmat miras beralkohol terbanyak usia remaja bahakan masuk pada pelajar.

“Saya berharap Polres tidak memberi izin untuk penjual miras, berantas semua bentuk narkotika” katanya (Yadi,Bpn).

 

Facebook Comments