Pagi melakukan aksi bersih-bersih berlokasi di Pasar Yehembang dan Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi, Mendoyo.
Pagi melakukan aksi bersih-bersih berlokasi di Pasar Yehembang dan Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi, Mendoyo.
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- Warga bersama pelajar SMP, SMA, anggota TNI, Polri pegawai dan juga kalangan peduli lingkungan, Jumat (18/10) pagi kompak melakukan aksi bersih-bersih. Lokasinya di Pasar Yehembang dan Pura Dang Kahyangan Rambut Siwi, Mendoyo.

Aksi bersih-bersih yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup (LH) Pemkab Jembrana,  itu juga diikuti Bupati I Putu Artha, Sekda I Made Sudiada serta pimpinan OPD  di pemkab Jembrana.

Mereka mengumpulkan sampah-sampah yang ada di sepanjang areal parkir yang ada di pinggir pantai, selain berupa limbah dari dedaunan pohon perindang serta sampah-sampah yang berasal dari limbah plastik.

Kegiatan gotong royong yang rutin dilakukan secara setiap bulan, warga mulai  terbiasa untuk memilah jenis-jenis sampah yang ada seperti untuk sampah organik yang berasal dari dedaunan pohon perindang dikumpulkan di suatu tempat yang ada di pinggiran pandai areal pura rambut siwi untuk dijadikan kompos.

Sedangkan sampah yang berasal dari limbah plastik sekali pakai juga disentralkan di  mobil pengangkut sampah dan sudah ditimbang sebelumnya untuk selanjutnya di angkut ke TPA.

Dari dua lokasi itu sampah yang berhasil di kumpulkan yakni di pasar Yehembang sebanyak 63 kilogram dan di areal pura Rambut Siwi sebanyak 80 kilogramn.

Disela-sela gotong royong Gerakan Semesta Berencana Bali Resik, Kadis LH I Wayan Sudiarta mengatakan, kegiatan ini dilakukan rutin setiap bulan.” Dari kegiatan yang kita laksanakan hari ini secara keseluruhan berhasil kita kumpulkan sampah plastik sekali pakai cukup banyak,”ujarnya.

Sudiarta juga mengaku  kalau kegiatan gotong royong yang dilaksanakan di areal Pura Dangkayangan Rambut Siwi sengaja digelar menyambut umat yang akan menggelar karya piodalan di Pura Rambut Siwi.

“Beberapa hari lagi umat akan menggelar karya piodalan. Selain di sepanjang areal bersih terbebas dari sampah khususnya plastic sekali pakai, juga yang penting untuk diingat agar umat atau pemedek agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai pada saat sembahyang di Pura Rambut Siwi,” pungkasnya. (nm/bpn/tim)