Selasa, Juli 23, 2024
BerandaBulelengRanperda APBD Perubahan Buleleng TA 2023 Ditetapkan Jadi Perda

Ranperda APBD Perubahan Buleleng TA 2023 Ditetapkan Jadi Perda

BULELENG, balipuspanews.com – Usai melalui proses pembahasan panjang DPRD Kabupaten Buleleng akhirnya menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2023 menjadi Perda melalui Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Gedung Dewan Buleleng, Rabu (27/9/2023).

Penetapan dilaksanakan setelah mendapat penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng. Dimana sebelumnya disampaikan Laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Buleleng yang dibacakan oleh Ketut Ngurah Arya, serta dilanjutkan dengan penyampaian Pendapat Akhir Bupati Buleleng yang disampaikan langsung Penjabat Bupati Buleleng, Ir. I Ketut Lihadnyana, M.M.A.

Dalam perubahan APBD 2023 disepakati pendapatan daerah sebesar Rp 2.231.651.515.200,- mengalami peningkatan sebesar Rp 119.595.947,- atau 0,01 persen dari yang direncanakan pada rancangan perubahan RAPBD 2023 sebelum persetujuan sebesar Rp 2.231.531.919.253,- belanja daerah disepakati sebesar Rp 2.281.577.306.986,- mengalami peningkatan sebesar Rp 119.595.947,- atau 0,01 persen dari yang direncanakan pada Rancangan Perubahan APBD 2023 sebelum persetujuan sebesar Rp. 2.281.457. 711.039,- .

Terkait Ranperda perubahan APBD tahun 2023 sebelumnya sudah melalui proses pembahasan tingkat pertama antara DPRD dengan Eksekutif. Sehingga pada tahapan akhir dalam pembahasan tingkat pertama tersebut disampaikan Pendapat Akhir Fraksi DPRD Kabupaten Buleleng terhadap Ranperda.

BACA :  Polisi Gelar Patroli di Sepanjang Titik Rawan Kejahatan, Sasaran Bawa Sajam

Kala itu semua Fraksi menyatakan sepakat dan menyetujui Ranperda untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng.

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak. Sehingga Ranperda Perubahan APBD tahun 2023 dapat berjalan sesuai dengan tahapan pembahasan hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Pihaknya juga menyampaikan program yang menjadi prioritas untuk Pemerintah Daerah kedepan yakni pengentasan kemiskinan ekstrim, penurunan stunting dan pengendalian inflasi. Menurutnya, ketiga program tersebut akan menjadi perhatian serius di lembaga DPRD sesuai dengan tugas pokok dan fungsi lembaga Dewan pada tahun anggaran berikutnya.

“Kami di DPRD tentunya sangat mendorong terkait anggaran maupun program-program yang berkaitan dengan penyelesaian ketiga permasalahan yang terus dibahas secara nasional ini. Kita akan lihat rancangan anggarannya jika kurang atau belum mencukupi maka akan didiskusikan kembali harapannya semua bisa terselesaikan,” tegas Supriatna.

Selanjutnya APBD perubahan Kabupaten Buleleng tahun anggaran 2023 akan segera disampaikan ke Gubernur Bali untuk mendapat evaluasi dan tindaklanjut sesuai dengan amanat peraturan perundang- undangan.

BACA :  Puluhan Perahu Layar Adu Cepat di Laut Air Kuning

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular