Ratusan Ribu Liter Didistribusikan Untuk Tanggulangi Kekeringan di Buleleng

Mobil Tangki yang mengangkut ribuan liter air yang akan didistribusikan ke warga
Mobil Tangki yang mengangkut ribuan liter air yang akan didistribusikan ke warga

BULELENG, balipuspanews.com – Meski dibeberapa wilayah di Bali sudah turun hujan, jauh berbeda dengan wilayah Kabupaten Buleleng yang justru masih menjalani musim kemarau, terkait hal tersebut sejumlah desa mengalami kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kab. Buleleng Ida Bagus Suadnyana mengungkapkan bahwa, Rabu (7/10/2020), pihaknya sudah menanggulangi kekeringan yang melanda lima Desa di Kabupaten Buleleng, dengan pendistribusiannya dilaksanakan bersinergi dengan Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Buleleng.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng akhirnya mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih setiap harinya,” jelasnya.

Lebih jauh, dijelaskan oleh Suadnyana kelima desa yang ditangani yakni ada Desa Madenan di Kecamatan Tejakula, Desa Sawan di Kecamatan Sawan, Desa Selat di Kecamatan Sukasada, Desa Kaliasem di Kecamatan Banjar, dan Desa Banyupoh di Kecamatan Grokgak. Dengan air yang didistribusikan per desa antara 20.000 hingga 30.000 liter, jumlahnya bervariasi tergantung dari kondisi geografis desa dan jarak dengan tempat mengambil air.

“Seperti di Desa Madenan, karena mengambil air harus di daerah Kubutambahan, jadi cukup jauh juga,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kondisi geografis merupakan tantangan tersendiri yang harus dihadapi, karena sebagian besar dari kelima desa itu berada di daerah pegunungan. Sehingga pihaknya menggunakan mobil truk tangki muatan penuh harus senantiasa berhati-hati selama pengiriman agar tidak terjadi kecelakaan.

“Terutama di pegunungan, seringkali penduduk desa turun dengan kecepatan tinggi karena tidak tahu ada truk kami yang sedang menanjak, sehingga kami khusus minta tolong dari pihak desa untuk membantu pengawalan dengan sepeda motor,” paparnya.

Untuk melaksanakan distribusi air itu dengan baik, pihaknya sudah menyiapkan 3 unit mobil pengangkut air yang siap untuk digunakan setiap hari. Selain itu, jadwal pengambilan air ke pihak Tirta Hita Buleleng juga sudah diatur jadwalnya. Hal itu dilakukan untuk menghindari jam-jam padat penggunaan air oleh masyarakat sehingga tidak mengganggu pasokan air bersih mereka.

“Jam padat itu pagi sebelum pukul 9, dan sore setelah pukul 3,” katanya.

Melalui pendistribusian ratusan ribu air yang sudah didistribusikan, pihaknya berharap masyarakat dapat memanfaatkan air bersih itu dengan baik. Namun, diharapkan agar penggunaannya seefisien mungkin agar seluruh masyarakat kebagian air bersih secara merata.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan