Siswa saat melakukan pelatihan penanganan kebencanaan.
Siswa saat melakukan pelatihan penanganan kebencanaan.
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- Sebagai daerah rawan bencana alam, warga juga harus selalu waspada dan siap untuk mengahadapinya. Termasuk juga siswa-siswa agar bisa melakukan langkah-langkah penyelamatan terutama menyelamatkan dirinya sendiri jika bencana itu terjadi. Agar mampu melakuakan upaya penyelamatan jika terjadi bencana, Kamis (18/7) mereka diberikan pelatihan oleh Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) dan Pos SAR Jembrana kepada siswa-siswa SMA se-Jembrana.

Palatihan penanganan bencana itu dilakukan di SMAN 1 Mendoyo yang diikuti oleh perwakilan siswa SMA dari seluruh Jembrana. Dalam pelatihan ini selain diberikan materi bagaimana bersikap saat terjadi bencana agar tidak sampai terjadi korban jiwa/juga diberikan pelatihan dasar pertolongan kepada korban bencana alam salah satunya korban gempa bumi.

Siswa-siswa peserta pelatihan juga diberikan praktek dalam penanganan gempa.

“Sebelumnya saya panic dan tidak berfikir, pokoknya langsung lari saja. Dengan sosialisasi ini saya jadi tahu agar tidak panic saat gempa dan berada pada pojok tembok agar saya tidak terkena reruntuhan,”ungkap Ni Putu Aprilia Wati, salah satu peserta pelatiham.

Ni Nyoman Anglei Sruni, perserta lainya menambahkan, pengetahuan menghadapi bencana yang didapat ini selain bisa digunakan untyuk dirinya sendiri juga akan disebarkan kepada teman-temanya.

“Ilmu yang saya dapat ini akan saya sebarluaskan kepada keluarga,teman terdekat dengan cara sosialisasi seperti ini atau saat ngobrol dengan teman sekelas,” jelasnya.

Sementara itu kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jembrana I Nyoman Budi Argawa, menyamapaikan pelatihan yang diberikan kepada siswa ini lebih menekankan bagaimana cara penyelamatan diri saat terjadi bencana.

Sehingga paling tidak dengan diberikan pengetahuan cara penyelamatan diri saat terjadi bencana alam bisa menekan jatuhnya korban jiwa saat benca alam terjadi.

“Kita memberikan edukasi penyelamatan mandiri. Kita focus yang bisa menyelamatkan diri kita adalah diri kita sendiri, jadi kita edukasi masyarakat dan siswa bagaimana cara penyelamatan mandiri,” ungkapnya.

Menurutnya pelatihan tentang cara penanggulangan bencana ini akan terus dilakukan dan menyasar sekolah-sekolah yang ada di Jembrana. Sehingga siswa lebih siap dan tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi sehingga dapat mengurangi terjadinya korban jiwa. (nm/bpn/tim)