Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Bali Badung Razia Perut Lapar di Pasar Beringkit, Pemotor Dibagikan Masker Gratis

Razia Perut Lapar di Pasar Beringkit, Pemotor Dibagikan Masker Gratis

MANGUPURA, balipuspanews.com – Jajaran Polres Badung tidak henti-hentinya melaksanakan kampanye hidup sehat dengan pola penerapan protokol kesehatan (prokes) covid-19. Salah satunya yakni menggelar razia perut lapar di Pasar Beringkit, Mengwi, Badung, Kamis (15/10/2020).

Para pengendara motor (pemotor) yang tidak mengenakan masker diberhentikan. Pemotor kemudian diberikan pengertian tentang pentingnya prokes yakni mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak, dan tidak boleh berkerumun.

Setelah diberikan teguran lisan, polisi membagikan masker gratis ke pelanggar. Dilanjutkan pemberian makanan mie instan gratis siap disantap.

Kapolres Badung AKBP Robi Septiadi yang hadir di Pasar Beringkit, Mengwi mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya bekerja sama dengan perusahaan di wilayah Badung dengan memanfaatkan dana CSR yang mereka punya.

“Tujuan utamanya adalah penertiban pemakaian masker. Selain razia prokes kami juga bagi-bagi makanan,” ungkap AKBP Roby, Kamis (15/10/2020).

Kapolres Robi mengatakan pihaknya tidak akan berhenti mengingatkan masyarakat untuk terus menggunakan masker sebagai sebuah kebutuhan. Sementara terkait sanksi, pihaknya menerapkan Pergub Bali Nomor 46 tahun 2020 dan Peraturan Bupati Badung.

“Setiap orang yang tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi mulai dari sanksi administrasi dan sanksi sosial,” terangnya.

Menurut perwira melati dua dipundak itu, berdasarkan hasil evaluasi sementara terhadap kepatuhan masyarakat dalam menerapkan prokes, masih ada masyarakat yang tidak mengenakan masker walau keluar dalam jarak dekat.

“Masih banyak kami temukan masyarakat yang tidak pakai masker yang keluar dari rumah pergi ke warung sekitar. Setiap kali kami operasi yustisi menemukan 200 sampai 300 orang. Tapi, kalau masyarakat yang jalan jauh sudah semuanya patuh pakai masker,” ulasnya.

Menurut Kapolres Robi, kegiatan yang mereka lakukan kali ini berlangsung dari pukul 08.30 Wita hingga 11.00 Wita, juga banyak ditemukan masyarakat tidak pakai masker. Termasuk pengguna jalan, pedagang, maupun pengunjung pasar.

“Kami hanya berikan terguran dan sanksi sosial berupa sapu kotoran di sekitar pasar. Hari ini kami tidak menerapkan sanksi administrasi. Kami lebih memilih menerapkan saksi sosial,” pungkasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Copyright | About Us
Member of