sewa motor matic murah dibali

Karangasem, balipuspanews.com – Kasus persetubuhan anak dibawah umur yang dialami JN (14) memasuki babak tahap rekontruksi. Terungkap, pelaku berjumlah 12 orang tanpa mengenal rasa kasihan, tega menyetubuhi gadis malang itu secara bergiliran

“Ya rekontruksi ini baru bisa kita lakukan setelah keterangan dan BB sudah lengkap” ujar Decky, Senin (10/7) pagi.

Rekontruksi yang di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Decky Hendra Wijaya berlangsung cukup alot.

Terang saja masyarakat sekitar lokasi rekonstruksi berbondong – bondong turut menyaksikan adengan demi adegan.

Tak ketinggalan, warga yang lewat pun juga berhenti lantaran ikut penasaran dengan adanya keramaian tersebut. Ramainya warga yang menonton sempat membuat kelabakan, hingga Kabag Ops Polres Karangasem Kompol Sudita mengerahkan sekitar 54 personilnya untuk mengamankan jalannya rekontruksi tersebut.

Rekonstruksi pertama dilakukan di sebuah mini market UD Rizki Kecicang tempat tersangka FAR bertemu dan memberikan alamat facebook korban kepada DAN, (3/4). Selanjutnya datang teman – teman tersangka GD bersama JAM. Kemudian mereka menghubungi korban.

Setelah mendapat jawaban, FAR langsung meluncur menjemput korban menggunaka sepeda motor Scopy hitam DK 6571 OW milik GD kerumah korban. Selang beberapa saat, FAR bersama Korban lewat di depan mini market dan dilihat oleh tersangka lainnya. Korban langsung diajak ke sebuah gubuk yang berada di jalur sebelas oleh FAR. Di gubuk tersebutlah korban pertama kali di garap olah FAR, kemudian disusul oleh DAN, JAM dan GD yang saat itu berjalan kaki menuju gubuk tempat korban di garap.

Setelah korban digarap, korban pun langsung diajak ke sebuah kamar kos kosan di jalan Sudirman, menggunakan sepeda motor boncengan bertiga GD, FAR dan korban, sedangkan pelaku lainya menyusul di belakang.

Sebelum sampai di kos-kosan, DAN sempat membeli arak untuk mereke minum di kos kosan. Disanalah DAN bertemu dengan DO kemudian ikut minum di kos bersama tersangka lainnya. Selang beberapa saat, DAN dan DO pergi keluar untuk beli rokok, saat itulah FAR masuk ke kamar kos langsung menarik korban ke kamar mandi kemudian dijos dari belakang. GD sempat memegang pintu kamar mandi dan merekam aksi FAR ngejos menggunakan kamera HP.

Setelah di jos oleh FAR, korban lanjut di gilir oleh tersangka lainnya. Bahkan saking semangatnya korban dijos hingga beberapa kali oleh masing – masing tersangka sebelum di antar pulang.

Setelah itu besoknya (4/4), tersangka GD mengatakan pengen ngejos lagi kepada FAR saat bertemu di tempat tukang Cukur Subagan.

Setelah janjian lagi, GD sendiri yang langsung jemput korban dan kembali diajak ke kos kosan, korban pun kembali digarap rame – rame.

Selain itu pada (7/4), GD juga sempat kembali mengajak korban ke sebuah kos kosan milik BA untuk ngejos, parahnya sebelum ngejos GD sempat minta izin kepada korban dan korban pun hanya mengangguk saja.

Tersangka FAR, lanjut pada (11/4) menjemput korban dan dibawa ke kos kosan di jalan Ayani gang Mawar Amlapura. Di kosan tersebut korban juga bertemu dengan BA lantas dikenalkan kepada satu rekannya FU. Di kos ini lah korban yang sempat mabuk dijos hingga beberapa kali oleh tersangka lainnya NGH, KA dan FU.

Keesokan harinya (12/4). Giliran tersangka AG yang ngejos korban bersama SUM dan FEB. Bahkan saat di jos oleh tersangka CE korban sambil duduk main HP.

Menurut Decky, rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas peran dari masing – masing tersangka yang berjumlah 12 orang, 3 diantaranya masih dibawah umur. Selain itu rekonstruksi ini juga dihadiri oleh pihak Kejari Amlapura beserta tim Pengacara korban dan ada juga dari Perlindungan Anak Karangasem.

9 Komentar

  1. 14 tahun masih kategori anak kecil, bener kata bli gede agus, mungkin korban kurang pengawasan dan bimbingan. Blm tau mana baik sm buruk dan akibat nya. Jd org yg lebih tua memanfaatkan kepolosan dr sang anak tsb

  2. Itulah media, ini mau mengarahkan agar pembaca menganggap korban memang mau. Jika beberapa pembaca punya anak, terus anak anda diperkosa dan mau aja karena dy takut atau terancam jgn salahkan orang yg memperkosa, karena anda sendiri berpikir seperti itu. Apapun yg dilakukan kepada anak d bawah umur tidak ada yg namanya suka sama suka, tapi anda memanfaatkan anak tsb.

  3. Setelah sy baca.. sy juga pengen Joss..!!
    Kok kayak cerita hot sih .. kurang detail nih.. waktu di Joss sambil maen hp.. itu maen COC atau Mobile Legenda??

  4. Setelah d baca,itu sih suka sma suka…
    mungkin peran lingkungan dan orang tua yg kurang awas!!!
    MUNGKIN!
    hrus d pakai pelajaran juga buat wanita yg lg naik bajang.

  5. ini sungguh aneh memang. cewek nya mau2-aja di gilir, tak ada unsur pemaksaan.! siapa yg di salahkan???
    yg kek gini nih akan merusak generasi berikutnya, penyebar penyakit.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here