Sura Adi Rektor Universitas Ngurah Rai Denpasar
Sura Adi Rektor Universitas Ngurah Rai Denpasar

DENPASAR, balipuspanews.com – Dunia pendidikan tinggi Bali berduka. Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si., tutup usia dalam perawatan di RS Omni Internasional Jakarta, Rabu (20/05/2020) pagi, akibat penyakit sirosis dan kanker hati stadium tiga.

Rektor yang dikenal vokal mengkritisi kebijakan pemerintah tersebut meninggal diusia 71 tahun. Sura Adi Tanaya meninggalkan seorang istri, tiga putra-putri serta enam orang cucu. Hampir semua anaknya mengikuti jejak almarhum menjadi pengajar di perguruan tinggi.

Sebelum terjun sebagai akademisi, Sura Adi Tanaya adalah seorang birokrat yang bertugas di Pemprov Bali. Di sela kesibukannya, pada 22 Mei 1979, bersama para koleganya mendirikan Universitas Ngurah Rai di bawah naungan Yayasan Jagadhita Denpasar.

Setelah menanggalkan status PNS di pemerintahan, ia fokus memimpin ‘Kampus Perjuangan’. UNR tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) tertua di Bali, NTB, NTT.

Kerja kerasnya bersama jajaran, salah satunya Ketut Wirata Sindhu (alm) membuahkan hasil. Hingga saat ini UNR makin eksis dengan penambahan berbagai program studi (prodi) baru termasuk Program Pascasarjana. UNR sukses menelurkan sejumlah kepala daerah, anggota DPR, pejabat setingkat eselon III dan III di instansi pemerintahan daerah, perwira Polri, kejaksaan, profesi lain bahkan ada alumninya sukses menjabat Menteri.

Kini nama Sura Adi Tanaya tinggal kenangan. Keluarga besarnya memohon maaf apabila semasa hidupnya pernah melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak.

Sesuai rencana, upacara ‘makingsan di gni’ bakal digelar Senin (25/05/2020) di Banjar Celagi Bantes, Bondalem, Buleleng. Untuk upacara lanjutan Pitra Yadnya (Ngaben) masih menunggu jadwal dari desa adat setempat. Sementara jenazahnya sendiri sudah dikremasi, Kamis (21/05/2020) kemarin.

PENULIS : Nengah Budiartha

EDITOR : Oka Suryawan