Kamis, Juni 20, 2024
BerandaBulelengRencana Pembelajaran Tatap Muka di Buleleng Akhirnya Ditunda

Rencana Pembelajaran Tatap Muka di Buleleng Akhirnya Ditunda

BULELENG, balipuspanews.com – Rencana penundaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Buleleng menjadi salah satu dari tiga hasil keputusan penting dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penerapan PPKM Mikro Buleleng di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Senin (08/02/2021).

Seperti diketahui rapat itu digelar untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 3 tahun 2021 yang diterjemahkan dalam Surat Edaran (SE) Gubernur dan diputuskan bersama Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro guna menekan penyebaran Covid-19 di lima provinsi di indonesia.

Menyikapi hal itu Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Buleleng, Made Astika mengungkapkan meski sebelumnya simulasi PTM telah dilaksanakan di dua sekolah yakni SDN 3 Banjar Jawa dan SMPN 1 Singaraja.

Bukan berarti PTM akan dilakukan segera, akan tetapi hal itu dipakai untuk menguji kesiapan dari dari masing-masing sekolah. Sehingga jika sekolah tersebut sudah melakukan simulasi belum tentu sekolah itu mendapat izin.

“Simulasi kan tidak mesti langsung tatap muka, tapi simulasi itu untuk menguji kesiapan mereka kemudian dari analisa itu nanti kan diberikan izin, jadi walau nanti bupati sudah meninjau simulasi itu, belum serta merta langsung diberikan izin,” ungkapnya, Senin (08/02/2021).

BACA :  Tampil Dramatis, Obor Culik Bungkam Himvolip di Partai Puncak

Astika bahkan menegaskan jika nantinya untuk PTM dilakukan penundaan maka pihaknya mengaku tidak masalah dengan penundaan itu. Sebab penundaan dilakukan pastinya dengan banyak pertimbangan salah satunya demi kebaikan siswa dan orang tua sehingga pihaknya mengaku tidak mempermasalahkan jika ada penundaan.

“Kan ada keputusan pimpinan maka kita akan menunggu dulu apa keputusannya. Kalau ditunda tidak masalah memang karena situasi dan kondisi yang menyebabkan adanya penundaan terhadap PTM,” imbuhnya.

Sementara itu Sekertaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa menjelaskan setelah melaksanakan rapat ada tiga hal pengaturan aktivitas malam, sekolah yang sudah direncanakan untuk melakukan Pertemuan Tatap Muka (PTM) harus ditunda, dan kalau ada persebaran masif di wilayah desa, dilakukan PPKM Mikro.

Maka atas pertimbangan itu proses pembelajaran daring akan terus diterapkan. Selanjutnya pihaknya akan mengirimkan surat resmi kepada Dinas Pendidikan agar tetap memberlakukan pembelajaran daring.

“Pembelajaran masih harus dilakukan dengan daring belum bisa dilakukan tatap muka, kita ditugaskan untuk bersurat resmi pada dinas pendidikan,” jelasnya.

BACA :  Eks Ajudan Prabowo, Sudaryono Digadang Jadi Gubernur Pilihan Masyarakat Jateng

Sementara itu Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana secara tegas menyebutkan bahwa saat ini proses PTM masih belum bisa dilakukan. Bahkan rencana tatap muka itu harus ditunda terlebih dahulu demi kebaikan masyarakat bersama.

“Sekolah yang sudah kita rencanakan tatap muka tidak boleh lagi atau ditunda dulu,” singkatnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular