Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Made Subur
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com – Rentan dengan bencana alam, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng diproyeksikan sebagai desa siaga bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Made Subur mengatakan, pihaknya sudah melakukan edukasi tentang penanggulangan bencana alam di Desa Gobleg.

Menurut Subur, secara geografis, desa ini sangat riskan dengan bencana alam.

Terlebih lagi, hampir setiap tahun desa ini dilanda bencana alam, terutama tanah longsor.

“Terutama banjir bandang, tanah longsor, dan angin puting beliung. Banjir bandang itu biasanya dipicu dari meluapnya air di Desa Munduk, sehingga timbul bandang di Gobleg. Waktu bencana Januari kemarin kan ada tiga jembatan penghubung antar desa yang putus,” kata Subur, saat dihubungi Rabu (21/3).

Sebelum ditetapkan, BPBD Buleleng harus memberikan pelatihan lanjutan, terutama mengenai teknik-teknik pencegahan bencana, penanggulangan bencana, hingga evakuasi apabila timbul korban bencana.

“Nanti bersama desa pakraman kami akan perkuat jagabaya, terutama kearifan lokal kentungan itu. Nanti patroli linmas juga harus diperkuat apabila terjadi hujan, dan kesiapan early warning system di masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar...