Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Bali Denpasar Rentan Penyebaran di Umanis Galungan, Pengawasan Prokes Obyek Wisata di Denpasar Diperketat

Rentan Penyebaran di Umanis Galungan, Pengawasan Prokes Obyek Wisata di Denpasar Diperketat

DENPASAR, balipuspanews.com – Setelah pada Galungan, Rabu (16/9/2020) kemarin, umat Hindu disibukkan dengan giat adat di sana-sini, sehari setelahnya atau yang disebut Umanis Galungan, Kamis (17/9/2020), dijadikan waktunya untuk melancong.

Maka tak diragukan lagi apabila sejumlah tempat wisata tampak ramai dipadati masyarakat Bali.

Berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir, kerumunan menjadi hal yang harus dihindari dan penutupan obyek wisata khususnya di Denpasar tidak terjadi, sehingga pengawasan terutama penerapan protokol kesehatan (prokes) menjadi perhatian.

Dikonfirmasi pada Kamis (17/9/2020), Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar MA Dezire Mulyani menyampaikan, sejak Mei lalu pihaknya bersama Satgas Covid Desa/Kelurahan terutama daerah yang memiliki destinasi wisata telah memberikan imbauan penerapan prokes baik terhadap pengelola ataupun pelaku usaha disekitarnya.

Pihaknya menambahkan, untuk obyek wisata di wilayah Kota Denpasar tidak terjadi penutupan.

Sebelumnya juga, untuk langkah antisipasi situasi seperti hari ini, satgas Covid-19 di desa/kelurahan juga telah diimbau untuk melakukan pengawasan di obyek wisata yang ada di lingkungan masing-masing terutama terkait penerapan prokes.

Pada imbauan tersebut ditegaskan untuk menghindari kerumunan, dan kunjungan yang diperbolehkan hanya setengah dari kapasitas obyek wisata.

“Kami rasa juga masyarakat sudah sadar, karena lonjakan kasus cukup tinggi akhir-akhir ini,” ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai mengungkapkan, perihal lonjakan kunjungan di tempat-tempat tertentu pada perayaan Galungan dan Kuningan, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra pada H-5 Galungan telah mengadakan rapat bersama satgas desa/kelurahan termasuk desa adat.

“Dalam arahan tersebut meminta satgas masing-masing untuk melakukan pengawasan di tempat-tempat tertentu, baik itu Pura ataupun obyek wisata yang kemungkinan ramai kunjungan,” jelasnya.

Lebih jauh terkait penutupan obyek wisata, Dewa Rai mengatakan tidak ada penutupan, hanya saja pengawasan lebih ketat dilakukan.

Namun dia mengatakan, pihaknya juga melakukan evaluasi, mengingat peningkatan kasus Covid-19 masih terus terjadi.

Selain itu, Dewa Rai menambahkan, pengelola obyek wisata juga dihimbau betul untuk memantau penerapan prokes serta mencegah kerumunan.

“Penerapan prokes akan benar-benar dipantau, sehingga nantinya tidak sampai ada kluster baru,” tandasnya.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Anggota Ditlantas Polda Bali Amankan Pencuri HP

SANUR, balipuspanews.com - Anggota PJR Ditlantas Polda Bali mengamankan seorang pencuri handphone yang sempat dikejar-kejar oleh warga di Jalan Danau Tempe, Sanur Kauh, Denpasar...
Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Copyright | About Us
Member of